Mentan Sebut Kalteng Bisa Jadi Solusi untuk Masa Depan Pangan

Terdapat lahan pertanian seluas 2,7 juta hektare, dan dari luas tersebut, kita membutuhkan 500 ribu hektare untuk padi,"

Rabu, 21 Agustus 2024 | 21:37 WIB - Ekonomi
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dapat menjadi solusi masa depan untuk berbagai masalah pangan di Indonesia. 

Dia menilai daerah tersebut memiliki potensi besar, terutama dengan program oplah dan cetak sawah seluas 500 ribu hektare.

BERITA TERKAIT:
Mentan Berikan Beasiswa Rp100 juta Kepada Santri di Sumbawa
Dukung Peningkatan Produksi Pertanian, Himbara Anggarkan KUR Rp300 Triliun
Mentan: Empat Perusahaan Pupuk Di-Blacklist
Mentan Ancam Copot Izin Usaha Perusahaan yang Tak Serap Susu Lokal
Pemerintah Ajak Petani Milenial Garap Lahan 1 Juta Ha, Digaji Rp10 Juta per Bulan

"Saya yakin solusi untuk masalah pangan Indonesia dapat ditemukan di Kalimantan Tengah. Kami terus datang ke sini karena potensi besar yang ada. Terdapat lahan pertanian seluas 2,7 juta hektare, dan dari luas tersebut, kita membutuhkan 500 ribu hektare untuk padi," ujar Mentan pada Selasa (20/8).

Mentan mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menjadi lumbung pangan dunia. Bahkan dalam waktu dekat, Indonesia dapat mencapai swasembada dan menutupi kekurangan pangan saat ini, yang mencapai 4 juta ton.

"Jika ini dikelola dengan baik, dalam 3 tahun ke depan kita bisa menyelesaikan masalah pangan. Ini berarti kekurangan pangan pemerintah sebesar 4 juta ton dapat diatasi di Kalimantan, dan kita bahkan bisa mencapai swasembada," katanya.

Menurut Mentan, kolaborasi antara pemrograman dan pihak terkait di Kalimantan Tengah sudah sangat baik, dengan semua program Kementerian Pertanian berjalan dengan lancar. Meski demikian, dia berharap ada terobosan besar untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Saya bangga dengan Kalimantan Tengah karena terus menjaga kekompakannya. Pak Kapolda, Pak Danrem, dan Ibu Asisten sangat kompak dan luar biasa," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini sedang menyiapkan program Upsus Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Tengah seluas 500.000 hektare yang akan tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Mentan mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk turut serta dalam mengawasi pelaksanaan rencana tersebut.

Menurut Mentan, keterlibatan masyarakat akan menciptakan kekuatan ekonomi yang lebih besar, terutama dalam menghadapi berbagai krisis multidimensi.

"Bapak, Ibu, konsep yang kami temukan adalah gerakan masyarakat harus kita perkuat. Salah satunya adalah rencana cetak sawah 500 ribu hektare di 14 kabupaten/kota di Kalteng," jelasnya.

***

tags: #andi amran sulaiman #kalimantan tengah #menteri pertanian #pangan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI