DLH Jepara: Hanya 50 Persen Bank Sampah di Jepara yang Aktif
“Inovasi Bank Sampah di Jepara sebenarnya sudah berjalan. Kita punya 147 bank sampah tapi tidak semua berjalan sesuai rencana.
Rabu, 04 September 2024 | 18:34 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jepara - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Aris Setiawan mengatakan ada 147 bank sampah namun hanya 50 persen aktif.
“Inovasi bank sampah di Jepara sebenarnya sudah berjalan. Kita punya 147 bank sampah tapi tidak semua berjalan sesuai rencana. Yang aktif hanya sekitar 50 persen,” katanya di Kantor Setda Jepara, Rabu (4/9/2024).
BERITA TERKAIT:
Grengseng Dorong Pemdes Pagersari dan DLH Kab Magelang Susun Perencanaan Pengelolaan Sampah
Garda Terdepan Jaga Kebersihan, Pj Bupati Jepara Apresiasi Petugas
Pemkab Purbalingga Beri Penghargaan 10 Sekolah Adiwiyata
Olah Sampah 1.200 Ton Perhari, Kota Semarang Bisa Hasilkan Listrik 18 MW
Alat Pemantau Kualitas Udara Ditargetkan Beroperasi November 2024
Sebagai persiapan menjelang penilaian kembali penghargaan Adipura oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup, ia akan mendorong pengelola bank sampah agar kegiatan tersebut kembali aktif.
Selain 147 bank sampah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jepara, ia menyebut saat ini juga telah ada 32 desa mandiri sampah. Jumlah tersebut menurutnya masih akan terus berkembang.
“Selain bank sampah, juga ada 32 desa mandiri sampah yang jumlahnya masih mungkin untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi lurah dan pak camat program tersebut kita berharap bisa kembali aktif. Sehingga inovasi ini bisa meningkatkan poin di penilaian adipura nanti,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Jepara, Edy Suprianta meminta kepada semua pihak untuk bersiap menjelang penilain yang akan dilakukan pada Bulan September-Desember tahun ini. Ia meminta semua pihak mempersiapkan dengan matang dan maksimal agar Jepara meraih kembali Adipura Kencana.
“Tahun ini kita kembali menargetkan Adipura Kencana. Anggap saja tahun lalu Adipura Kencananya dipinjam daerah lain dan tahun ini kita bawa balik lagi ke Jepara,” katanya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan jika titik pantau penilaian Adipura ada lebih dari 20 titik. Dirinya meminta semua pihak yang bertanggungjawab di masing-masing titik mempersiapkan dengan serius.
“Semuanya harus berkomitmen menjaga dan mempersiapkan dengan sungguh-sungguh kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian,” pungkasnya.
tags: #dinas lingkungan hidup #dlh #jepara #bank sampah
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pria di Jakut Tewas usai Minum Obat Lambung, Polisi Lakukan Penyelidikan
17 Desember 2025
Disdikbud Boyolali Gelar Peningkatan Kapasitas bagi Kelompok Seni
17 Desember 2025
BUMD Sragen Diminta Perkuat Kinerja dan Kemitraan Strategis
17 Desember 2025
Program Televisi Bintang MBG Dukung Penuh Pemerintah dalam Pelaksanaan MBG
17 Desember 2025
BAZNAS Sragen Salurkan Bantuan Rp714,1 Juta kepada 1.331 Penerima Manfaat
17 Desember 2025
Pelajar Diimbau Waspadai Narkoba Berkemasan Makanan-Minuman
17 Desember 2025
Gubernur Jateng Mantapkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
17 Desember 2025
BAZNAS RI Bangun RSB sebagai Wujud Kepedulian Kesehatan Warga
17 Desember 2025
Kemenag Uji Publik Terjemahan Al Quran Bahasa Betawi sebelum Dirilis
17 Desember 2025
Tiga ABK Hilang usai Kapal yang Ditumpangi Terbalik di Perairan Indramayu
17 Desember 2025
Pemkab Sragen Pastikan Program Berjalan Optimal
17 Desember 2025

