Heboh soal Lingerie untuk Outfit ke Kampus: Perhatikan Aspek Kesopanan
Sani menekankan pentingnya mempertimbangkan apakah busana tersebut pantas dikenakan di lingkungan tertentu
Rabu, 18 September 2024 | 10:56 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Kuaka
KUASAKATACOM, Jakarta – media sosial X (Twitter) sempat ramai membahas tren Lingerie atau pakaian dalam, yang dimulai dari cuitan seorang perempuan yang memamerkan penggunaan Lingerie sembari mengatakan bahwa hidup hanya sekali, seolah-olah mengajak orang lain untuk memakai Lingerie saat ke kampus. Cuitan tersebut memicu kontroversi hingga menjadi trending dan viral di media sosial.
Psikolog anak dan keluarga, Sani Budiantini Hermawan, menjelaskan bahwa tren busana di kalangan anak muda, terutama mahasiswa, sering kali dipengaruhi oleh hal-hal yang viral di media sosial dan perilaku meniru.
BERITA TERKAIT:
Lingerie Jadi Outfit ke Kampus Tuai Perdebatan Panas
Heboh soal Lingerie untuk Outfit ke Kampus: Perhatikan Aspek Kesopanan
Warga Twitter Heboh! Mahasiswa Pamer Pakai Lingerie ke KampusĀ
Cara Gila Pengusaha Salon Tarik Minat Pelanggan, Layani Pakai Lingerie
Shandy Aulia Kenakan Lingerie Tipis Bikin Netizen Gagal Fokus
"Saat ini, anak muda cenderung mengikuti yang viral di media sosial dan kadang terlibat dalam perilaku imitasi, yaitu meniru gaya busana demi mendapatkan pengakuan bahwa mereka mengikuti tren atau gaya terbaru untuk dianggap sebagai anak yang modern," ujar Sani pada Sabtu, 14 September 2024.
Sani menekankan pentingnya mempertimbangkan apakah busana tersebut pantas dikenakan di lingkungan tertentu, apalagi baru-baru ini ramai dibicarakan mengenai penggunaan Lingerie di kampus.
"Lingerie sebenarnya adalah pakaian tidur. Jika dikenakan di kampus, mungkin yang menjadi perhatian bukan Lingerie-nya, melainkan aspek kesopanan, etika berbusana, dan sebagainya, karena tidak semua kampus memiliki aturan yang jelas terkait hal ini," jelasnya, yang merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Oleh karena itu, menurutnya, kampus perlu segera menetapkan aturan yang tegas mengenai busana yang diperbolehkan di lingkungan akademik, agar mahasiswa tidak sembarangan mengenakan pakaian yang mungkin melanggar etika kesopanan. Di sisi lain, modernisasi sering dijadikan alasan oleh mahasiswa untuk mengabaikan etika dalam berpakaian.
Mahasiswa umumnya lebih berfokus pada pengakuan sosial dan ingin terlihat up-to-date dengan tren busana terkini. Namun demikian, aturan dan etika harus tetap menjadi pedoman utama dalam berbusana di kampus, guna menciptakan lingkungan yang kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan.
***tags: #lingerie #outfit #kampus #media sosial #twitter
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Sinergi Penegak Hukum, Lapas Brebes Fasilitasi Proses Tahap II di Kejaksaan Negeri
22 Januari 2026
Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji untuk Dukung Perkebunan Kurma Lombok Utara
22 Januari 2026
Bayern Muenchen vs USG: Harry Kane dkk Menang 2-0
22 Januari 2026
Kurangi Kepadatan Jemaah Haji, Kemenhaj Matangkan Skema Murur dan Nanazul
22 Januari 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
22 Januari 2026
Dua Pengedar Obat Keras Diringkus Polisi di Tangerang
22 Januari 2026
Chelsea vs Pafos: The Blues Menang Tipis 1-0
22 Januari 2026
Polisi Kejar Pelaku Penusukan Warga di Jagakarsa Jaksel
22 Januari 2026
Barcelona vs Slavia Praha: Blaugrana Menang 4-2
22 Januari 2026
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
22 Januari 2026
Resmikan SPPG Sukodono, Wabup Sragen: Kita Harus Memastikan Manfaat Gizi Tepat Sasaran
22 Januari 2026

