Kembangkan Wilayah Perbatasan, Pemprov Jateng dan Jabar Jalin Kerja Sama
Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, fokus kerja sama ini terkait wilayah perbatasan.
Selasa, 08 Oktober 2024 | 04:52 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan wilayah perbatasan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno dengan dan Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 7 Oktober 2024.
Menurut Sumarno, hal yang perlu dikerjasamakan di wilayah perbatasan kedua provinsi tersebut adalah masalah kerusakan lingkungan dan ketersediaan air baku.
BERITA TERKAIT:
Luncurkan FED, Pemprov Jateng Berkomitmen Percepat Transisi Energi
Di Ajang Sutami Award 2025, Pemprov Jateng Raih Peringkat II Nasional
Jelang Akhir 2025, Gus Yasin: Infrastruktur di Jateng Rampung 99 Persen
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik dari Kemendagri
Pemprov Jateng–Kejati Sepakat Terapkan Pidana Kerja Sosial, Mulai Berlaku 2026
Sebab, menjaga lingkungan dan ketersediaan air baku tersebut linier dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) Jawa Tengah. Apalagi, Jateng juga ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai penumpu pangan dan industri. Sehingga butuh keseimbangan agar dua hal itu dapat berjalan dengan baik.
"Kita ingin bareng-bareng menjaga ketersediaan air baku, tentu saja utamanya dengan menjaga lingkungan. Kita harus jaga bareng-bareng," ujarnya.
Persoalan di wilayah perbatasan itu, kata Sumarno tidak bisa dipisahkan oleh wilayah administratif, karena aktivitas masyarakatnya menyatu. Oleh karenanya, perlu perhatian bersama.
Kerjasama tersebut, lanjut Sumarno, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama yang sudah berjalan sebelumnya. Selama ini sejumlah kabupaten/kota baik di Jateng bagian barat maupun Jabar bagian timur sudah membangun kerjasama. Daerah tersebut meliputi Brebes, Cilacap, dan Tegal di Jawa Tengah, kemudian Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Pangandaran di Jawa Barat.
"Kabupaten/kota itu sudah menjalin kerja sama, termasuk dalam hal budaya dan ekonomi," paparnya.
Setali tiga uang, Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, fokus kerja sama ini terkait wilayah perbatasan. Sebab, ada empat daerah di Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.
Menurutnya, kerja sama antar-pemerintah provinsi adalah kunci dalam pengembangan wilayah. Kolaborasi ini bertujuan untuk memayungi dan mendorong agar kawasan perbatasan menjadi kawasan yang potensial baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya.
"Harapannya, daerah perbatasan ini pertumbuhan ekonominya bisa jauh lebih baik. Demikian juga tentang dinamika sosialnya bisa berlangsung kondusif," katanya.
***tags: #pemerintah provinsi jawa tengah #jawa barat #sumarno #perbatasan #rpjmd
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
DPRD Kota Semarang Dorong Perbaikan Insfrastruktur Pasca Banjir
05 Desember 2025
Persib Siap Jaga Tren Positif Hadapi Borneo FC di Laga Tunda
05 Desember 2025
Unika Soegijaprata Pamerkan Hasil Program Kerja Mahasiswa KKU/KKS
05 Desember 2025
Gus Yasin Ajak Ribuan Jamaah Jateng Bersholawat, Berdoa untuk Korban Bencana
05 Desember 2025
KAI Wisata Berkomitmen Jaga Kelestarian Jalur Kereta Api Wisata Heritage
05 Desember 2025
Luncurkan FED, Pemprov Jateng Berkomitmen Percepat Transisi Energi
05 Desember 2025
Sukses Sidang SCCR, Proposal Indonesia Didukung Sejumlah Negara dan Kelompok Regional Besar
05 Desember 2025
Wagub Jateng Minta Kesadaran Menegakkan Aturan Perlu Terus Dijaga
05 Desember 2025
PSM Makassar Siapkan 8.415 Tiket untuk Laga Bigmatch Lawan Persebaya
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Penguatan Program Lingkungan Atasi Mikroplastik
04 Desember 2025
Investor Asal Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea di Jateng
04 Desember 2025

