Masyarakat Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Jateng pada 19-21 Oktober
Berbagai kondisi dinamika atmosfer dapat menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem.
Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:11 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Cilacap - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada tanggal 19-21 Oktober 2024.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo menerangkan, potensi cuaca ekstrem itu dipicu oleh aktifnya MJO (Madden Julian Oscillation) di wilayah Indonesia. Hal tersebut berdasarkan informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Ahmad Yani Semarang.
BERITA TERKAIT:
BMKG Prakirakan Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Siang
Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Ringan pada Kamis
BMKG Prakirakan Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang
BMKG Prakirakan Sebagian Jakarta Diguyur Hujan pada Selasa Malam
Sebagian Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan pada Senin siang
Menurut dia, MJO merupakan suatu gelombang atau osilasi nonseasonal yang terjadi di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur dengan periode osilasi kurang lebih 30-60 hari, dan fenomena tersebut sangat berdampak terhadap kondisi anomali curah hujan di wilayah yang dilaluinya.
Selain MJO, kata dia, dinamika atmosfer juga menunjukkan adanya wilayah pertemuan massa udara atau konvergen di wilayah tengah dan timur Jateng, serta kelembapan udara pada berbagai ketinggian yang cenderung basah berpotensi meningkatkan pembentukan awan konvektif (cumulonimbus) yang menjulang hingga ke lapisan atas.
Selain itu, kondisi labil udara yang kuat di wilayah Jateng serta hangatnya suhu permukaan air laut di Laut Jawa bagian utara dan selatan menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan konvektif.
"Berbagai kondisi dinamika atmosfer tersebut dapat menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng pada 19-21 Oktober," katanya.
Ia mengatakan sejumlah wilayah Jateng yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Sabtu (19/10) meliputi Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kota/Kabupaten Magelang, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Kota Surakarta, Karanganyar, Sragen, Blora, dan sekitarnya.
Sementara pada hari Minggu (20/10), cuaca ekstrem berpotensi di Kabupaten Cilacap bagian utara Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kota/Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Kota Surakarta, Karanganyar, Sragen, Blora, Grobogan, Demak, Kota Semarang, Kendal bagian utara, dan sekitarnya.
Selanjutnya, wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Senin (21/10) meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kota/Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Blora, Grobogan, Kabupaten Tegal bagian selatan, Brebes bagian selatan, dan sekitarnya.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, dan sambaran petir terutama untuk masyarakat yang berada serta tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," kata Teguh.
***tags: #bmkg #cuaca ekstrem #jateng
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Nawal Yasin Targetkan Jateng Miliki 8.563 Perpustakaan Desa/ Kelurahan
11 Februari 2026
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
11 Februari 2026
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026

