Profil Maarten Paes Si Gapura Kabupaten Timnas Indonesia
Maarten Paes kini tercatat sebagai kiper termahal ketiga di Asia.
Sabtu, 23 November 2024 | 08:51 WIB - Olahraga
Penulis:
. Editor: Ririn
Kiper asal Belanda Maarteb Paes yang membela FC Dallas mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia usai debut bersama Timnas. Bahkan ia dijuluki gapura kabupaten oleh warganet berkat kepiawaiannya menepis bola dari tim lawan.
Dalam pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Paes berhasil tampil impresif, terutama dengan melakukan penyelamatan gemilang yang sangat penting untuk Timnas Indonesia.
BERITA TERKAIT:
Babak Pertama, Skuad Garuda Kebobolan Tiga Gol Tanpa Balas
Profil Maarten Paes Si Gapura Kabupaten Timnas Indonesia
Bermain di AS, Paes Terinspirasi Bawa Indonesia Tampil di Piala Dunia
Shin Tae-yong: Indonesia Siap Hadapi Tiongkok di Lanjutan Kualifikasi PD 2026
Shin Tae-yong: Dokter Tim akan Evaluasi Cedera Maarten Paes
Salah satu momen yang paling disorot adalah aksi Maarten Paes menepis tendangan penalti dari Salem Al Dawsari, penyerang andalan Arab Saudi. Dengan tenang, Paes menebak arah bola dengan tepat dan mengagalkan upaya Al Dawsari. Tindakan tersebut sangat vital, karena berhasil menyelamatkan satu poin berharga untuk Indonesia di pertandingan tersebut.
Berikut ini adalah fakta terkait Maarten Paes:
Kiper Termahal ke-3 di Asia
Prestasi Maarten Paes di Timnas Indonesia juga dibarengi dengan pengakuan di dunia sepak bola internasional. Maarten Paes kini tercatat sebagai kiper termahal ketiga di Asia dengan harga pasaran mencapai 1,2 juta euro, atau sekitar Rp20,86 miliar.
Ini adalah pencapaian luar biasa mengingat dia hanya kalah dari dua kiper top lainnya, yaitu Matthew Ryan (Australia) dan Yohei Takaoka (Jepang). Matthew Ryan, yang sebelumnya memperkuat klub-klub besar seperti Brighton & Hove Albion dan Valencia, memiliki nilai pasar mencapai Rp69,53 miliar.
Namun, meski berada di urutan ketiga, Paes menunjukkan kualitas yang luar biasa di lapangan, menjadikannya salah satu kiper yang patut diperhitungkan di Asia.
Apakah Punya Darah Indonesia?
Lahir di Nijmegen, Belanda pada 14 Mei 1998, Paes memiliki tinggi 1,92 meter dan kini berusia 26 tahun. Meski berasal dari Belanda, Paes juga memegang kewarganegaraan Indonesia, menjadikannya pemain yang memiliki hubungan kuat dengan Indonesia.
Maarten Paes tidak memiliki darah Indonesia. Namun, ia bisa mendapatkan status Warga Negara Indonesia (WNI) karena neneknya adalah seorang Blijvers. Blijvers adalah sebutan untuk pendatang Eropa yang menetap di Hindia Belanda pada masa penjajahan.
Dia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, yang akan berakhir pada 31 Desember 2025, dengan opsi perpanjangan kontrak selama dua tahun. Sejak kedatangannya, Paes telah tampil dalam 30 pertandingan di kompetisi Major League Soccer (MLS) pada musim 2024, menunjukkan keandalan dan keterampilannya di bawah mistar gawang.
Karier Maarten Paes
Pada musim 2024, Maarten Paes berhasil menjaga gawangnya dari kebobolan sebanyak 52 gol, meski timnya menghadapi berbagai tantangan di liga. Dengan lima kali nirbobol, Paes menunjukkan kemampuannya dalam menjaga konsistensi dan memberikan yang terbaik untuk tim.
Selain itu, dia hanya menerima dua kartu kuning, tanpa kartu kuning kedua ataupun kartu merah. Statistik ini mencerminkan ketenangan dan kedisiplinannya di lapangan, serta kemampuannya dalam mengambil keputusan yang tepat.
Sebagai seorang kiper, Maarten Paes dikenal dengan kemampuannya dalam menghadapi situasi-situasi sulit, terutama dalam situasi satu lawan satu dengan lawan. Dominasi kaki kanan dan postur tubuhnya yang tinggi memberikan keunggulan dalam menghadapi sundulan dan tembakan-tembakan jarak jauh.
Sebagai bagian dari FC Dallas, Paes tidak hanya berperan penting di gawang, tapi juga menjadi sosok yang dihormati di ruang ganti, memimpin dengan ketenangan dan pengalaman meski usianya terbilang muda untuk seorang penjaga gawang.
***tags: #maarten paes #timnas indonesia #sepakbola
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
USM Berkomitmen Perkuat Peran Strategis di Tengah Dinamika Perubahan Global
05 Desember 2025
DPRD Kota Semarang Dorong Perbaikan Insfrastruktur Pasca Banjir
05 Desember 2025
Persib Siap Jaga Tren Positif Hadapi Borneo FC di Laga Tunda
05 Desember 2025
Unika Soegijaprata Pamerkan Hasil Program Kerja Mahasiswa KKU/KKS
05 Desember 2025
Gus Yasin Ajak Ribuan Jamaah Jateng Bersholawat, Berdoa untuk Korban Bencana
05 Desember 2025
KAI Wisata Berkomitmen Jaga Kelestarian Jalur Kereta Api Wisata Heritage
05 Desember 2025
Luncurkan FED, Pemprov Jateng Berkomitmen Percepat Transisi Energi
05 Desember 2025
Sukses Sidang SCCR, Proposal Indonesia Didukung Sejumlah Negara dan Kelompok Regional Besar
05 Desember 2025
Wagub Jateng Minta Kesadaran Menegakkan Aturan Perlu Terus Dijaga
05 Desember 2025
PSM Makassar Siapkan 8.415 Tiket untuk Laga Bigmatch Lawan Persebaya
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Penguatan Program Lingkungan Atasi Mikroplastik
04 Desember 2025

