Alfian, pelajar Klaten  yang kedua tangannya diamputasi. Foto: Istimewa.

Alfian, pelajar Klaten yang kedua tangannya diamputasi. Foto: Istimewa.

Kehilangan Kedua Tangan Saat PKL, Alfian : Harapan Saya Bisa Memiliki Tangan Palsu

Alfian mengaku tetap bersemangat dan optimis untuk mengejar cita-cita.

Minggu, 07 Maret 2021 | 08:12 WIB - Insani
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten - DPRD Klaten salurkan bantuan kepada Alfian Fahrul Nabila (18), siswa kelas XI salah satu SMK di Klaten yang kedua tangannya diamputasi karena tersengat aliran listrik saat mengikuti praktik kerja lapangan (PKL). DPRD juga bakal segera berkoordinasi dengan Pemkab Klaten agar secepatnya turun tangan menyikapi kondisi Alfian.

Diketahui, anak pertama pasangan Wagimin (55) dan Tri Ismani (54) itu kehilangan kedua tangannya usai diamputasi karena tersengat aliran listrik saat mengikuti PKL pada Maret 2020 lalu. Alfian menyampaikan sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari DPRD Klaten.

Alfian juga mengaku semakin bersemangat dan optimis untuk mengejar cita-cita. “Harapan saya bisa memiliki tangan palsu agar bisa mandiri dan beraktivitas seperti biasa lagi. Saya bercita-cita ingin menjadi ahli komputer,” harapnya.

BERITA TERKAIT:
Kehilangan Kedua Tangan Saat PKL, Alfian : Harapan Saya Bisa Memiliki Tangan Palsu
Tersengat Listrik, Lansia Asal Wonogiri Ditemukan Tewas Terkapar di Pekarangan Rumah
Ganti Baliho, Dua Pekerja di Tegal Kesetrum
Seorang Pria Asal Klaten Tewas Tersengat Listrik, Ini Kronologinya!
Tersengat Listrik, Kuli Bangunan Jatuh dari Atap Setinggi Enam Meter
Sopir Truk Tewas Tersengat Listrik

 

Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerangkan, pihaknya akan koordinasi dengan Pemkab Klaten soal impian Alfian yang menginginkan tangan palsu. Dalam kesempatan itu, lanjut dia, pihaknya ingin mengetahui lebih dekat kondisi Alfian sekaligus menyalurkan bantuan.

Kedatangan wakil rakyat ini menambah semangat Alfian dan keluarganya. “Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban adik Alfian sekaligus memberikan semangat bahwa menjadi disabilitas itu bukan menjadi halangan untuk berprestasi. Di era teknologi banyak hal bisa dilakukan. Semoga menjadi orang yang sukses,” sambungnya.

Hamenang menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten agar secepatnya turun tangan menyikapi kondisi Alfian. “Kami akan koordinasi dengan Dinsos dan Disnakertrans agar mengajak adik Alfian untuk aktif di komunitas disabilitas sehingga mendapatkan pelatihan guna mengasah keterampilan,” tandas Hamenang.


tags: #tersengat listrik #klaten #alfian fahrul nabila

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI