Derita Hepatitis B, Balita 10 Bulan di Brebes Butuh Uluran Tangan Dermawan untuk Cangkok Hati

Untuk biaya transplantasi atau cangkok hati sendiri diketahui mencapai Rp900 juta hingga Rp 1,2 miliar.

Kamis, 17 Juni 2021 | 16:56 WIB - Insani
Penulis: Eko S . Editor: Wis

BALITA malang yang berusia sepuluh bulan yang menderita penyakit Hepatitis B bernama Balqis Nur Fadillah asal Desa Lengkong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membutuhkan uluran tangan para dermawan. Bagaimana tidak, anak ketiga dari pasangan Lanang suwirso (33) dan Rosalia (27), sejak enam bulan lalu menderita penyakit tersebut, dan satu-satunya jalan harus cangkok atau transplantasi hati.

Balita yang akrab disapa Balqis ini, perutnya terus membesar akibat penyakit Hepatitis B yang dideritanya itu. Suwirso yang bekerja sebagai kuli bangunan mengaku, dirinya dan keluarga belum bisa berbuat banyak untuk kesembuhan anaknya lantaran terkendala biaya untuk pengobatan. 

"Diagnosa dokter katanya terkena Hepatitis B. Awalnya perutnya tidak membesar, tapi saat usia lima bulan ke atas perutnya mulai membesar. Saran dari doker di RS Kariadi Semarang harus cangkok hati atau transplantasi karena organ hatinya membeku dan ada kelainan," kata Rosalia yang ditemui wartawan di rumahnya, kamis (17/6). 

BERITA TERKAIT:
Sepakat Brebes Bermartabat Salurkan Paket Sembako bagi Warga Isoman Terpapar Covid-19
5000 Dosis Vaksin Gratis Disediakan untuk Warga di Gerai Vaksin Presisi Polres Brebes
Polisi Tangkap Provokator Penolak PPKM di Brebes
Kejari Brebes Musnahkan 31 Jenis Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum
Limbangan Wetan, Kelurahan di Brebes yang Optimalkan Program "Jogo Tonggo"
Bupati Brebes Kurban Hewan Sapi Limosin Seberat 1,2 Ton
Petugas Penyekatan Diimbau Bertindak Humanis

Rosalia menambahkan, dari pihak keluarga belum bisa mengizinkan untuk melakukan transplantasi hati karena usia penderita masih bayi. Di sisi lain, harus ada orang yang bersedia melakukan donor organ hati. Untuk cangkok hati, baik penderita maupun pendonor harus menjalani operasi dan membutuhkan biaya yang sangat besar. 

"Saya sudah tanya-tanya ke dokter. Kalau cangkok hati itu keduanya harus operasi dan butuh biaya besar. Katanya juga tidak mudah untuk memperoleh donor hati, terlebih mencari donor yang benar-benar sesuai," lanjut Rosalia.

 

Untuk biaya transplantasi atau cangkok hati sendiri diketahui mencapai Rp900 juta hingga Rp 1,2 miliar. Sedangkan jaminan kesehatan seperti BPJS hanya bisa meng-cover Rp269 juta. Sehingga, masih membutuhkan kekurangan biaya yang sangat besar. Sementara orangtua Balqis hanya bekerja sebagai kuli bangunan. 

"Kalau suami kerja kuli bangunan, saya mengurus anak di rumah. Jadi kalau untuk cangkok hati tidak mampu," jelasnya.

Rosalia berharap ada warga dermawan yang bisa membantu pengobatan anaknya. Dia pun berharap kepada pemerintah untuk membantu biaya pengobatan. Sebab sampai dengan saat ini dirinya masih bingung akan meminta bantuan ke mana. Dirinya hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban atas penyakit yang diderita anaknya. 

"Bingung mau cari bantuan ke mana. Kami hanya bisa berharap ada yang mau membantu dan hanya bisa pasrah," pungkas Rosalia.


tags: #kabupaten brebes #hepatitis b #bpjs

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI