Foto istimewa.

Foto istimewa.

Menderita Sakit Tumor Usus, Asrofi Empat Bulan Terakhir Tak Miliki Penghasilan

Asrofi mengungkapkan setelah operasi perutnya sudah tidak terlalu sakit, tapi yang sebelumnya tidak sesak sekarang menjadi sesak dikarenakan ada infeksi di paru-paru.

Senin, 28 Maret 2022 | 19:55 WIB - Insani
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Purworejo- Sejak empat bulan terakhir, Asrofi (49) tidak memiliki penghasilan, kini pria yang tinggal di RT 1 RW 3 Kelurahan Pangen Juru Tengah Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terbaring lemah karena menderita sakit tumor usus.

Sebelum sakit, bapak satu anak itu bekerja sebagai tenaga harian lepas disebuah kantor.

BERITA TERKAIT:
233 Warga Pemilik Lahan Terdampak Pertambangan Andesit Purworejo Terima Ganti Untung, Total 335 Miliar
Menderita Sakit Tumor Usus, Asrofi Empat Bulan Terakhir Tak Miliki Penghasilan
Proyek di Wadas Purworejo Terus Berjalan, PT PP Serahkan Uang Ganti Untung 38 Bidang Tanah
Hingga Hari Ini, Dua Kecamatan di Purworejo Masih Terendam Banjir Cukup Tinggi
Ganti Untung Lahan Warga Wadas Ditargetkan Dibayar Pemerintah H-7 Lebaran

Saat dijenguk oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo pada Senin (28/3), Asrofi berkata lirih tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk anak dan istrinya Sugiyarti (43).

“Saya sekarang tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk anak dan istri, karena tidak ada pemasukan keluarga," ucapnya.

Asrofi mengatakan dirinya telah menjalani dua kali tindakan operasi di RS Yogyakarta pada Januari lalu. Operasi yang kedua, lanjutnya dengan membuat lubang diperut yang berfungsi sebagai BAB sementara. 

Sebenarnya operasi yang ketiga akan dilakukan, namun karena kondisi Asrofi lemah belum kuat sehingga ditunda. 

Ia bersyukur, biaya operasinya ditanggung KIS. “Biaya operasi alhamdulilah ada keringanan dengan menggunakan KIS. Tapi biaya lainnya ditanggung sendiri, seperti beli salep, tisu, perban, dan kebutuhan makan sehari-hari. Bingung karena saya sudah tidak bisa bekerja,” ujarnya.

Asrofi pada awal sakit yang dirasakan perut terasa keras dan sakit sampai BAB berwarna hitam.

Semula ia divonis sakit lambung dan diberi obat dari Puskesmas, tapi tidak kunjung sembuh, kemudian disuruh check up dan USG ternyata ada penebalan usus.

 

Karena tidak sanggup lalu dirujuk di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan dilakukan endoscopy hasilnya terlihat ada tumor ganas.

Asrofi mengungkapkan setelah operasi perutnya sudah tidak terlalu sakit, tapi yang sebelumnya tidak sesak sekarang menjadi sesak dikarenakan ada infeksi di paru-paru.

Untuk mengobati paru-paru belum bisa, karena sedang proses pemulihan pasca operasi tumor.

Proses pemulihan penyembuhannya sekitar 10 bulan. Setelah itu baru bisa menjalani operasi berikutnya.

Kunjungan serta bantuan yang diberikan DWP Kabupaten Purworejo, menurut Asrofi sangat bermanfaat untuk keluarganya.

"Dengan kepedulian dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) kabupaten ini, sangat bermanfaat untuk keluarga. Saya selalu berdoa agar bisa sembuh, supaya bisa bekerja kembali untuk menafkahi keluarga seperti sebelum saya sakit,” kata Asrofi.

Ketua DWP Dra Erna Setyowati Said Romadhon yang diwakil Yuli Sutrisno mengatakan, DWP peduli sesama untuk sedikit meringankan beban penderita, dan menyemangati supaya optimis sembuh.

Selain itu DWP juga melakukan anjangsana kepada korban banjir. Ini merupakan program DWP bidang sosial budaya.

Tujuannya agar memiliki kepekaan terhadap sesama dan lingkungan. Harapannya DWP bermanfaat untuk masyarakat.


tags: #kabupaten purworejo #dharma wanita persatuan #tumor usus

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI