Lima Teknik Pengereman Motor Matic yang Aman di Jalan Licin
Motor matic Honda dirancang dengan teknologi yang canggih dan andal
Minggu, 23 November 2025 | 14:00 WIB - Trik
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Semarang – Memasuki musim penghujan, kondisi aspal yang basah bercampur residu oli dan tanah menjadi "jebakan" tak terlihat bagi para pengendara sepeda motor. Bagi pengguna motor matic, tantangannya sedikit berbeda dibandingkan motor sport atau bebek. Absennya engine brake yang signifikan membuat teknik pengereman menjadi kunci utama keselamatan.
Motor matic Honda, mulai dari Honda Beat, Vario, hingga PCX dan ADV, sebenarnya telah dilengkapi fitur pengereman canggih seperti Combi Brake System (CBS) maupun Anti-lock Braking System (ABS). Namun, teknologi hanyalah alat bantu; tangan pengendara-lah penentunya.
BERITA TERKAIT:
Kenali Tanda Busi Motor Waktunya Ganti Agar Tidak Brebet
Riding Gaya Miring di Pegunungan, Kenali Batas-batasnya
Cek 5 Bagian Motor Honda Ini Usai Terjang Hujan Deras
Lima Teknik Pengereman Motor Matic yang Aman di Jalan Licin
Astra Motor Jateng Perkenalkan New Honda ADV 160
Berikut lima teknik krusial pengereman motor matic saat menghadapi jalanan licin:
1.Teknik "Engine Brake" yang Lembut: Memanfaatkan Fitur Bawaan
Motor matic Honda tidak memiliki gigi, tetapi kita masih bisa memanfaatkan akselerasi untuk melakukan pengereman mesin. Saat turunan, lepaskan tuas gas secara perlahan dan bertahap. Jangan lepaskan gas secara tiba-tiba! Mesin akan memberikan efek pengereman alami yang sangat halus tanpa mengunci roda belakang. Teknik ini memberikan waktu bagi ban untuk tetap mencengkeram jalan dan memberikan waktu pendinginan kepada rem cakram atau tromol jika digunakan terus menerus karena turunan panjang.
2.Komposisi Rem yang Proporsional: 60:40 atau 70:30
Berikan tekanan lebih dominan pada rem depan (sekitar 60-70%) dibandingkan rem belakang (30-40%). Tekan bertahap tuas rem depan menggunakan Teknik "meremas". Rem depan lebih efektif menghentikan laju motor. Gunakan rem belakang berfungsi sebagai penyeimbang.
3.pengereman Bertahap, Bukan Mendadak
Ini adalah filosofi berkendara yang menyelamatkan nyawa. pengereman di aspal kering dan licin ibarat langit dan bumi. Jaga jarak aman ekstra dengan kendaraan di depan. Ketika perlu memperlambat laju, tekan tuas rem dengan tekanan yang semakin dalam secara bertahap, seperti memijak bola karet yang perlahan-lahan mengempis. Teknik ini memberi waktu bagi ban untuk melakukan kontak dan cengkeraman yang optimal dengan permukaan jalan yang licin, mencegah ban kehilangan traksi secara tiba-tiba.
4.Hindari pengereman Saat Sedang Menikung
Aturan Emas di jalan licin: lakukan semua manuver, termasuk pengereman, dalam posisi motor tegak dan lurus. Usahakan untuk mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Mengerem, terutama rem depan, saat sedang menikung di jalan licin, dijamin akan membuat ban kehilangan cengkeraman. Ban memiliki traksi terbatas. Di tikungan, sebagian besar traksi digunakan untuk membelok. Jika ditambah beban pengereman akan melampaui batas cengkeraman ban.
“Motor matic Honda dirancang dengan teknologi yang canggih dan andal. Namun, teknologi terhebat sekalipun hanya menjadi alat bantu. Faktor terpenting dalam keselamatan berkendara tetaplah sang pengendara sendiri. Rem adalah sahabat dalam mengendalikan laju kendaraan, dan di jalan licin, ia adalah penjaga nyawa kita. Tetap waspada, dan hati-hati di jalan,” jelas Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng.
***tags: #astra motor jateng #pengereman #hujan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Wagub Jateng Apresiasi Peradaban Kampung Kauman Semarang
13 Januari 2026
Tuntut Evaluasi Kurator, Ratusan Eks Pekerja Sritex Gelar Aksi Damai di PN Semarang
13 Januari 2026
Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 Kilometer
13 Januari 2026
Disnaker Jateng Catat Penurunan Angka Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional
13 Januari 2026
Catat! Sementara Waktu, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat
13 Januari 2026
Arah Baru Hukum Pidana Indonesia, Kemenkum Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional
13 Januari 2026
Bupati Paramitha Serahkan Kacamata Gratis Bagi 100 Marbot Masjid di Brebes
13 Januari 2026
Dukung Pendidikan, Bank Jateng Beri Beasiswa Pelajar Kudus
13 Januari 2026

