Bacaan 'Salamullahi Ya Sadah' Lengkap Arab dan Latin, Dibaca Saat Ziarah Makam Wali (Foto: Istimewa)

Bacaan 'Salamullahi Ya Sadah' Lengkap Arab dan Latin, Dibaca Saat Ziarah Makam Wali (Foto: Istimewa)

Bacaan 'Salamullahi Ya Sadah' Lengkap Arab dan Latin Serta Terjemahan, Dibaca Saat Ziarah Makam Wali

Bacaan berisi salam penghormatan tersebut sebaiknya dibaca ketika baru datang ke makam dan sebelum beranjak dari duduk.

Senin, 16 Mei 2022 | 15:06 WIB - Doa
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

BERZIARAH ke makam wali merupakan salah satu hal yang dianjurkan syariat. Kegiatan itu bertujuan untuk mendapatkan keberkahan dari para wali.

Ziarah ke makam wali bahkan telah menjadi budaya yang secara luas dilakukan oleh  umat muslim di Indonesia.

BERITA TERKAIT:
Bacaan 'Salamullahi Ya Sadah' Lengkap Arab dan Latin Serta Terjemahan, Dibaca Saat Ziarah Makam Wali
Momen Ziarah Makam, Satpol PP Dapati Kerumunan di TPU Bergota Semarang

Selama berziarah, umat muslim pun harus meperhatikan adab dan etika. Terlebih, yang sedang dikunjungi tesebut adalah makam para kekasih Allah.

Di antara etika tersebut adalah mengucapkan salam, serta membaca berbagai macam dzikir, dan doa-doa ketika berada di makam para wali.

 

Salah satu bacaan yang dianjurkan untuk dibaca ketika memasuki makam para wali adalah 'Salamullahi Ya Sadah'. Syair ini diciptakan Habib Abdullah bin ‘Alawi al-Haddad.

Bacaan berisi salam penghormatan tersebut sebaiknya dibaca ketika baru datang ke makam dan sebelum beranjak dari duduk.

Berikut bacaan 'Salamullahi Ya Sadah' lengkap arab dan latin sekaligus artinya.

Salâmullâhi yâ sâdah, minar-Rahmâni yaghsyâkum
'Ibâdallâhi ji’nâkum, qashadnâkum thalabnâkum 
Tu'înûnâ tughîtsûnâ, bihimmatikum wa jadwâkum 
Fa ahbûnâ wa a'thûnâ, 'athâyâkum hadâyâkum 
Falâ khayyabtumû dzannî, fahâsyâkum wahâsyâkum 
Sa'idnâ idz ataynâkum, wa fuznâ hîna zurnâkum 
Faqûmû wasyfa'û fînâ, ilâr-rahmâni mawlâkum 
'Asâ nuhdzâ 'asâ nu'thâ, mazâyâ min mazâyâkum 
'Asâ nadzrah 'asâ rahmah, taghsyânâ wa taghsyâkum
Salâmullâhi hayyâkum wa 'ainullâhi tar'âkum 
Wa shallâllâhu mawlânâ, wasallam mâ atainâkum 
'Alâl mukhtâri syâfi'înâ, wa munqidzinâ wa iyyâkum 

 
Artinya:   
“Wahai Tuanku, semoga salam Allah tetap tercurah padamu. Wahai hamba-hamba Allah, kami datang kepadamu. Kami bermaksud (bersentuhan dengan rohanimu) dan kami berharap (berkahmu). Untuk menolong kami, menyejukkan kami dengan siraman yang berasal darimu, sesuai dengan tekad dan pencapaianmu (selama ini). Maka cintailahlah dan berikanlah kepada kami hal-hal yang Allah berikan dan hadiahkan padamu. Jangan biarkan pengharapan ini sia-sia, jauhlah engkau semua (dari sifat tega menyia-nyiakan kami). Kami sangat beruntung datang di haribaanmu dan kami amat berbahagia dengan menziarahimu, maka bangkitlah dan syafaatilah kami bermohon pada Allah yang bersifat Ar-Rahman, Tuanmu. Mudah-mudahan kami diberi (Allah) keberuntungan dan diberi limpahan karunia yang selama ini dianugerahkan kepadamu. Mudah-mudahan kita dipandang dan dilimpahi rahmat yang akan menyelimuti kami dan engkau. Semoga engkau semakin dihidupkan dengan keselamatan (dari) Allah dan semoga pandangan Allah senantiasa menuntun engkau. Mudah-mudahan rahmat Allah dan keselamatan semakin terlimpah kepada tuan kita, manusia pilihan yang mensyafa’ati dan menyelamatkan kita”   

Itulah bacaan 'Salamullah Ya Sadah' yang diucapkan ketika memasuki makam wali. Anjuran membaca qasidah tersebut merupakan bentuk takzim dan penghormatan kita kepada mereka. Melalui perantara para Wali Allah inilah, kita (para peziarah) berharap limpahan keberkahan.


tags: #ziarah makam #salamullahi ya sadad #wali allah

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI