Rebo Wekasan Jatuh Nanti Malam, Tiga Amalan Ini Menurut Gus Baha Ampuh agar Terhindar dari Bala 

Diyakini pada hari tersebut adalah hari yang menjadi paling berat untuk setahun kedepan.

Selasa, 20 September 2022 | 14:35 WIB - Doa
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

Rebo Wekasan adalah rabu terakhir di bulan Safar. Tahun ini Rebo Wekasan akan jatuh pada Rabu 21 September 2022. 

Dipercaya setiap Rebo Wekasan akan terjadi berbagai macam musibah dan bencana yang merupakan cobaan kepada setiap umat di dunia. Contoh ritual dilaksanakan jelang Rebo Wekasan seperti sholat salat tolak bala, berdoa dengan doa khusus, hingga acara selamatan.

BERITA TERKAIT:
Rebo Wekasan Jatuh Nanti Malam, Tiga Amalan Ini Menurut Gus Baha Ampuh agar Terhindar dari Bala 
Ramai Kasus Pencabulan Mas Bechi Terhadap Santriwati, Gus Baha: Ya Masih Bagus Karena...  
Sedekah untuk Hewan Satu Ini Bisa Lancarkan Rezeki, Simak Kisah Gus Baha Berikut 
Tanggapan Gus Baha Soal Aksi Rara Jadi Pawang Hujan di Mandalika
90 Mantan Napi Terorisme Ikuti Ngaji bersama Gus Baha di Rembang

Ritual Rebo Wekasan bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi yang wafat pada 1151 H. Dalam kitab Mujarrobat ad-Dairobi disebutkan bahwa setiap hari Rabu terakhir di Bulan Safar akan diturunkan 320.000 macam bala dan bencana.

Diyakini pada hari tersebut adalah hari yang menjadi paling berat untuk setahun kedepan. Kitab Mujarrobat ad-Dairobi mengungkap, barangsiapa pada hari itu melakukan sholat sunnah empat rakaat, maka akan diberikan keselamatan serta dijauhkan dari marabahaya.

Ungkapan kata Rebo dan Wekasan adalah 2 hal yang memiliki arti bahwa Rebo bahasa jawa yang berarti Rabu. Wekasan dalam bahasa jawa berarti pungkasan atau pentup, jadi Rebo Wekasan itu berarti sebagai Rabu Penutup.

Ada amalan Rebo Wekasan yang mulai dilakukan sejak malam sebelumnya yaitu jatuh pada 20 September 2022. Tradisi ini berawal dari kepercayaan bahwa pada hari Rabu terakhir di bulan Safar adalah hari saat diturunkannya ribuan bala bencana untuk satu tahun ke depan.

Oleh sebab itu sebagian umat muslim yang percaya akan hal tersebut memperbanyak ritual untuk menolak bala’ seperti melakukan sholat hajat, membaca doa ataupun berSedekah

 

Tujuan dari mereka itu semua adalah agar semua terhindar dari bala bencana dalam satu tahun ke depan. Dari amalan-amalan tersebut, ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan menurut KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa disapa dengan Gus Baha.

Menurut Gus Baha menjelaskan ada 3 amalan yang dijamin bisa diterima oleh Allah SWT saat Rebo Wekasan tiba.

Tiga amalan seperti dijelaskan oleh Gus Baha antara lain adalah Sedekah, mengajar dan berdakwah.

Saat Rebo Wekasan tiba, atau malam sebelumnya dianjurkan untuk Sedekah sesuai dengan kemampuan dari yang memberi. Seseorang memberikan Sedekah tentu saja tidak bisa memenuhi segala kebutuhan dari orang yang diberi Sedekah.

Sedekah setidaknya bisa membantu orang lain agar lebih meringankan beban yang sebelumnya dirasakan berat. Sedekah jangan sampai menimbulkan rasa lebih berkuasa atau bahkan lebih sombong daripada yang disedekahi karena dengan Sedekah itu berarti sama-sama butuh.

Orang yang disedekahi butuh apa yang disedekahkan untuk dirinya, sedangkan orang yang menyedekahi membutuhkan bantuan doa keselamatan.

Orang Sedekah tentunya dengan harapan akan diambil nanti saat di akhirat, sama seperti tabungan yang dapat diambil sewaktu-waktu. Mengajar dan Berdakwah

Dua amalan berikutnya yang patut dikerjakan saat Rebo Wekasan yaitu dengan mengajar atau berdakwah. Bagi yang mengajar atau yang berdakwah harus merasa tidak memberi seperti yang dibutuhkan seluruhnya dari orang yang diajarkan.

Sehingga tidak akan menimbulkan rasa arogansi dan sok atau bahkan sombong merasa memiliki lebih dari yang lain. Itulah Rebo Wekasan Tahun 2022, termasuk amalan menurut Gus Baha yang sebaiknya dilakukan agar diterima Allah SWT.


tags: #gus baha #rebo wekasan #sedekah

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI