Foto istimewa.

Foto istimewa.

Libur Panjang, Ini Tips Pulihkan Kondisi Pemain Sepak Bola

Agar lebih maksimal, Sofie Imam menyarankan latihan yang dilakukan bersifat spesifik terhadap posisi pemain.

Sabtu, 29 April 2023 | 16:54 WIB - Trik
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

BERAKHIRNYA musim kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 11 hari yang lalu, membuat para pemain sepak bola Liga Indonesia menikmati masa libur. Apalagi libur tersebut bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

Panjangnya liburan yang dihadapi para pemain tentu harus ditanggapi secara bijak agar kondisi mereka tetap fit dan siap kembali mengikuti musim kompetisi berikutnya yang tentu bakalan lebih kompetitif dari sebelumnya.

BERITA TERKAIT:
Nasir dan Ichsan Kurniawan Dilepas Dewa United
Arema FC akan Tunjuk Pelatih Baru di Bulan Mei Ini
Skuat Madura United Antusias Ikuti Sosialisasi VAR
PT LIB Siapakan VAR Mobile untuk Dukung Championship Series BRI Liga 1
Dirut PSM Serahkan Komposisi Pemain Musim Depan ke Bernardo Tavares

Oleh itu , pelatih fisik Persis Youth Sofie Imam Faizal berbagi tips memulihkan kondisi pasca libur Hari Raya Idul Fitri.

Pemulihan kondisi harus dilakukan secara hati-hati supaya tidak menyebabkan masalah kemudian. Sofie Imam menerangkan dalam Journal of Applied Physiology berhenti dua pekan atau 14 hari berpengaruh signifikan pada kardiovaskular, massa otot dan sensitivitas insulin.

Karenanya dibutuhkan program yang tepat dan latihan bertahap. Untuk awal Sofie Imam menyarankan fokus pada latihan strengthening atau penguatan terlebih dahulu.

“Untuk memulai olahraga cocok pasca libur bisa melakukan aktivitas penguatan dengan workout atau fungsional training,” ucap Sofie Imam.

Pelatih berlisensi A AFC dan AFC Fitness Level 2 tersebut juga menyarankan para pemain tetap melakukan kegiatan aerobic. “Menfokuskan kembali kekuatan otot serta menaikkan massa otot bisa dikombinasi dengan aktivitas aerobic,“ imbuhnya.

 

Menurutnya, latihan penguatan sangat vital karena menjadi pondasi untuk latihan-latihan selanjutnya. Kondisi fisik kuat dan baik akan menopang aktivitas fisik lain dan menjaga agar terhindar dari cedera.

Agar lebih maksimal, Sofie Imam menyarankan latihan yang dilakukan bersifat spesifik terhadap posisi pemain. Dirasa perlu membuat program untuk lebih fokus pada orientasi target pemulihan sesuai kebutuhan posisi pemain.

Sehingga program latihan pemain belakang, tengah, depan dan kiper akan disesuaikan dengan kebutuhan pemain itu sendiri.

“Lebih bagus membuat latihan secara spesifik sesuai posisi pemain berbentuk drill,” terang pelatih yang pernah melatih fisik tim Malaysia, Sabah FA.

“Seperti dalam buku individual training in Football karangan Jens Bangsbo & Magni Mahor latihan spesifik aerobik bisa meningkatkan kapasitas aerobik dan kecerdasan pemain sesuai posisinya,” sambungnya.

Memasuki tahap eksekusi ia mengingatkan pentingnya menghormati proses. Ia mengimbau untuk tidak terlalu ambisius dan memaksakan diri, sebab latihan pemulihan yang baik tidak dilakukan dengan memforsir tubuh, tapi dilakukan secara bertahap, berkala dan berkelanjutan.

“Karena otot adalah jaringan pengikat tulang seluruh tubuh untuk melakukan aktivitas gerak. Ambil latihan kekuatan dari beban yang ringan dan buat latihan yang bertahap,” tegas pelatih yang sedang mengejar gelar Magister Ilmu Olahraga di Universitas Sebelas Maret Surakarta itu.

“Apabila ingin memfokuskan latihan aerobik bisa continous run (jogging) mulai dari jarak yang pendek dan menambah jarak dan durasinya bertahap, dari intensitas rendah sampai intensitas tinggi,” pungkasnya.

***

tags: #bri liga 1 #pemain #sepak bola #persis solo #idul fitri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI