Ririe Fairus, Foto: Istimewa

Ririe Fairus, Foto: Istimewa

Surat untuk Ririe Fairus yang Dicurangi

Usai badai ini berlalu, percayalah, kau akan tetap jadi perempuan tangguh—bahkan barangkali lebih dari itu. Tuhan memberikanmu dua jagoan, Ben dan Bi untuk mebersamai hari-harimu. Kedua malaikat yang Tuhan ajarkan arti tanggung jawab lebih dini.

Jumat, 19 Februari 2021 | 09:31 WIB - Surat
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

Ririe, sebagai sesama perempuan, jujur aku tak dapat membayangkan bagaimana perasaanmu saat ini. Ketika memilih bertahan padahal sejak dua tahun lalu, kau tahu dirimu dicurangi. Hingga kemarin, kesabaranmu pupus. Bahtera rumah tangga yang diharapka setiap insan sampai akhir hayat, berakhir di kantor pengadilan agama.

Aku melihat foto yang kau unggah, engagement kalian. Melalui itu, kulihat hanya kau yang terlihat bahagia. Dari pancaran mata tulusmu itu. Barangkali, kau juga merasakan hal yang sama. Bisa jadi, itulah salah satu caramu untuk bertahan. Menguatkan diri. 

BERITA TERKAIT:
Bharada E Tulis Sebuah Surat untuk Keluarga Brigadir J, Begini Isinya 
Ria Ricis Murka Baca Surat Mantan Kekasih Suami
Surat Menteri Nadiem untuk Pak Guru Sukardi
Belajar dari Perseteruan Suami Istri dan Kebaikan Ibu Mertua
Kisah Ibu yang Ditinggalkan di Padang Pasir

Memang tak semua pasangan bisa menjadi Adam dan Hawa, Rie. Yang bahkan saat Ibunda kita itu melakukan kesalahan dan dipisahkan satu sama lain, Adam tetap mencarinya selama ribuan tahun. Tapi kau tak perlu risau. Banyak yang menyayangimu, apalagi sesama perempuan, termasuk aku.

 

Di televisi, kulihat mantan adik iparmu, yang bahkan tak mau dianggap mantan, membelamu. Katanya, keluarganya pun mencintaimu. Ya, kurasa sebaik itulah kamu. Saat memilih bungkam, menahan seorang diri ketika suamimu mendua. Postingan instagrammu hanya berisi foto-foto kalian, potret kebersamaan bersama suami dan kedua anakmu. Darimu, aku kini tahu, bahwa unggahan di media sosial tak hanya untuk membagi kebahagiaan atau menutupi nestapa. Lebih dari itu, kau perempuan tangguh, sungguh berjuang dan bertahan melalui itu.

Sesungguhnya, Rie, kau patut bangga karena kualitas dan  ketangguhanmu sebagai perempuan luar biasa. Kata orang, perempuan diuji saat pasangannya tak memiliki apa-apa. Dari adik iparmu, warga Indonesia tahu perjuanganmu saat itu. Tak hanya memberi dukungan, bahkan kau membantu mencari nafkah dengan berjualan. Hingga akhirnya, Sabyan Gambus yang dipawangi suamimu itu duduk seperti sekarang. Perjuanganmu sungguh telah tuntas. Dan ketika pasanganmu tak bisa melalui ujian yang kata orang lelaki diuji saat ia sudah mapan, walaupun aku ikut sedih, dan tak berhak mengatakan ini, tapi akan kuakui jika kau mengambil keputusan yang tepat.

Usai badai ini berlalu, percayalah, kau akan tetap jadi perempuan tangguh—bahkan barangkali lebih dari itu. Tuhan memberikanmu dua jagoan, Ben dan Bi untuk membersamai hari-harimu. Kedua malaikat yang Tuhan ajarkan arti tanggung jawab dan menyayangi lebih dini.


tags: #surat #kisah #narasi #ririe fairus #nissa sabyan

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI