Mark dan Cilla | Googleimages

Mark dan Cilla | Googleimages

Surat Mark Zuckerberg: Kata Orang, Istriku Tidak Cantik

Wanita cantik acap memiliki hati seperti kaca, rapuh.

Kamis, 22 Juli 2021 | 10:11 WIB - Surat
Penulis: Penaka Kemalatedja . Editor: Kuaka

BANYAK  sekali yang bertanya kepada saya, mengapa saya memilih istri  Cina yang juga berparas tidak cantik. Sedangkan saya, menurut mereka, adalah pria yang memiliki kekayaan berlebih?

Seharusnya, masih menurut mereka, saya bisa mendapatkan istri yang ‘’lebih’’ daripada istri saya yang sekarang, Priscilla Chan.

Pertama, untuk menjawab pertanyaan itu, saya ingin membahas apa itu wanita cantik, dan apa itu wanita tidak cantik.

BERITA TERKAIT:
Surat Mark Zuckerberg: Kata Orang, Istriku Tidak Cantik
Cukuplah Jadikan Allah sebagai Penjamin
Kekuatan Ramalan Indian
Harapan di Selembar Daun
Guru dan Siswa yang Hiperaktif
Maaf dari Nelson Mandela
Gagal Masuk Kampus Idaman

Jujur, saya memiliki kesempatan yang luas untuk bertemu wanita-wanita cantik. Maaf, banyak sekali dari mereka yang ingin menjadi istri saya. Tapi, kebanyakan wanita yang dikategorikan cantik itu memiliki hati seperti kaca, teramat rapuh. Jika tengah sakit, manjanya seperti seorang putri raja, angkuh, sengak, dan yang menyebalkan, selalu bertanya mengapa saya yang sudah begitu kaya tetapi tak juga berganti mobil.

Saya tahu, tujuan mereka untuk menjai istri saya adalah agar dapat pamer di lingkungan jetset. Dan berikutnya, akan banyak lagi tuntutan mereka sebagai istri dari pria kaya. Maaf, wanita demikian, meski secantik apapun, jika hanya mampu menuntut, bagi saya, tetap saja terlihat jelek. Jiwanya juga kotor.

Itulah wanita yang seharusnya dikategorikan wanita jelek.

Diberikan gratis pun, saya ogah.

‘’Kecantikan di luar akan terus berkurang nilainya seiring usia yang bertambah. Tapi kecantikan dari dalam justru akan bertambah nilainya seiring bertambah umur,’’ begitulah kata pepatah cina. Karena itu, saya selalu menghindari dari bersentuhan dengan benda yang cepat turun nilainya.

Kemudian dari mereka muncul pertanyaan lain, apa yang saya sukai dari Priscilla Chan? Saya jawab, raut wajah seorang wanita adalah cerminan dari kondisi hatinya. Senyumnya selalu mampu memukau saya.

Selama hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada paras wajahnya karena kehamilan itu. Dia tetap berpakaian sederhana, dandan biasa, tapi kebahagiaan yang mengudar dari dirinya dapat saya rasakan, dan juga terlihat oleh orang lain.  Dia memberi pengaruh positif pada sekitarnya.

 

Saya suka kesederhanaannya. Saya suka penampilannya. Saya suka semua yang ada pada dirinya.

Priscilla adalah sosok yang selalu bersemangat tapi bijak, berani tapi penuh kasih, berwatak pemimpin tapi sekaligus selalu dapat menjadi pendorong bagi orang lain.

Saya menyukai semua hal saat bersamanya. Saya merasa sangat nyaman dan tenang.

Saya sama sekali tidak merasa Priscilla memanfaatkan saya, atau bermegahan atas kekayaan saya. Selain berintelektualitas tinggi, dia juga memiliki kecerdasan emosional yang amat tinggi. Jangan lupa, Cilla adalah lulusan kedokteran di Harvard.

Anda bisa coba masuk ke kampus tersebut, jurusan hukum, ekonomi, atau kedokteran yang menjadi incaran semua orang di dunia. Anda mungkin akan bisa masuk. Tapi belum tentu dapat lulus dengan sempurna.

Jadi, sebenarnya, jika mau dibilang pamer, lebih tepat sayalah yang pamer atas diri Priscilla, dan bukan sebaliknya.

Pernikahan ibarat sepasang sepatu, hanya pemakainya yang sangat tahu apakah sepatunya nyaman atau tidak. Cilla paling cocok buat saya, dan dia adalah pasangan yang paling ideal bagiku di muka bumi ini.

Dulu, saya berkenalan dengannya saat antre di toilet. Di matanya, saya ini hanyalah seorang kutu buku, tidak lebih. Mulai saat itu, saya berkata dalam hati saya, ‘’Yeah, inilah jodoh saya….’’

Di mata kalian, Priscilla tidak cantik. Di mata saya, dialah wanita tercantik dan paling cocok untuk hidup saya. Saya tidak pernah bisa menahan diri untuk memamerkan foto saya dengannya yang terlihat begitu berbahagia. Kami sangat tenang, damai, dan alamiah. Dan itulah hidup….


tags: #surat #surat cinta #kata baik #narasi #kisah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI