Jelang Dilantik, Gus Yasin Selalu Ingat Pesan Mbah Maimoen
Mbah Moen juga sangat tegas berpesan, jika menjabat jangan menggunakan uang pemerintah untuk makan anak dan isteri. Karena support dari pondok Sarang sudah lebih dari cukup
Jumat, 21 Februari 2025 | 09:55 WIB - Persuasi
Penulis:
. Editor: Wis
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) tak lepas dari Pesan orang tua di setiap langkahnya. Termasuk saat menjabat kedua kalinya sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah Masa Jabatan 2025-2030.
Saat akan dilantik Rabu 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta, Gus Yasin ingat sekali Pesan sang ayah almarhum Mbah Maimoen Zubaer. Yakni, jika kelak masuk pemerintahan, supaya benar-benar membaktikan dedikasinya untuk masyarakat. Tidak boleh melakukan kerja-kerja untuk kepentingan sendiri atau kelompok. Serta Amanah dalam menjalankan Tugas.
BERITA TERKAIT:
Tumbuhkan Ekonomi Desa, Gus Yasin Dorong BUMDes dan Koperasi Merah Putih di Jateng Bersinergi
Beri Perhatian Penuh, Gus Yasin Sentuh Pengungsi Bencana Banjir Kudus
Terdampak Longsor, Gus Yasin: Pemprov Jateng Bakal Alokasikan Rp10 M untuk Rehabilitasi Wisata Colo Kudus
Wagub Jateng Apresiasi Peradaban Kampung Kauman Semarang
Kuota Haji Jateng 2026 Capai 34.122 Jemaah, Gus Yasin Minta Tingkatkan Pelayanan
Gus Yasin dan istrinya menjalankan Ibadah Umroh sejak 30 Januari 2025 - 19 Februari 2025 dan bersama keluarga Intinya salah satunya untuk ziarah ke Makam KH. Maimoen Zubair, di Mala.
"Itulah Pesan Mbah Moen dari dulu yang selalu saya pegang. Sejak saya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, lalu jadi Wagub Masa Jabatan pertama di 2018 - 2023 dan sekarang menjabat lagi. Saya tetap ingat Pesan beliau setiap mau dilantik," kata suami Ny Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I itu, di Jakarta Rabu, 20 Februari 2025.
Selain itu, katanya, Mbah Moen juga berPesan supaya dia tidak menggunakan dana negara untuk makan anak dan isterinya. Sebagai gantinya, untuk biaya dapur akan dipasok dari Pondok Al Nawar Sarang Rembang, milik keluarga.
"Mbah Moen juga sangat tegas berPesan, jika menjabat jangan menggunakan uang pemerintah untuk makan anak dan isteri. Karena support dari pondok Sarang sudah lebih dari cukup," imbuh pasangan gubernur Ahmad Luthfi itu.
Sebagai Ulama Kharismatik, Mbah Moen memang dikenal tegas soal sumber makanan untuk keluarga. Sejak menjadi Anggota MPR RI dari PPP, zaman orde baru, dia juga tidak mau menggunakan hak gajinya untuk keluarga. Solusinya, gaji tersebut diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Saat menjadi Anggota MPR RI, biaya makan ditopang usaha warung di Pondok Al Anwar Sarang Rembang.
***tags: #taj yasin maimoen #pesan #kh maimoen zubair
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semen Padang FC Siapkan Perombakan Besar-besaran Jelang Putaran Kedua
14 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Kreativitas Media Digital di Semarang
14 Januari 2026
Heni Tegaskan INI-IPPAT di Jateng Harus Berintegritas dan Profesional
14 Januari 2026
Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Kemenkum Jateng Sambut Bapemperda DPRD Kota Surakarta
14 Januari 2026
Honda Hadirkan Warna Exclusive untuk Stylo
14 Januari 2026
KAI Services Gelar Training Untuk Prama Prami untuk Rangkaian Compartment
14 Januari 2026
IPM Kota Semarang Capai 85,80, Bukti Program Pembangunan Berjalan Efektif
14 Januari 2026
USM Sosialisasikan PKM 2026
14 Januari 2026
Penuh Kasih dan Kebersamaan, Lapas Semarang Gelar Perayaan Natal Bersama
14 Januari 2026
USM Kirim Relawan untuk Bantu Penanganan Bencana di Kudus
14 Januari 2026
Gubernur Jateng Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen
14 Januari 2026

