Penulis tengah memberikan penjelasan manajemen waktu sebagai pemecahan masalah kepada para siswa | Foto: Dokumen Pribadi
Manajemen Waktu Belajar dengan Teknik ''Problem Solving''
Oleh Lathifa Amalia Firdaus SPd*
Manajemen waktu perlu diterapkan di setiap proses pelaksanaan belajar
Selasa, 12 April 2022 | 11:25 WIB - Persuasi
Penulis:
. Editor: -
WAKTU merupakan hal yang dimiliki bagi setiap manusia dan kita sama-sama mempunyai waktu 24 jam setiap harinya. Dalam setiap hari terkadang kita tidak menyadari telah membuang-buang waktu dengan hal yang kurang bermanfaat dan menganggap itu sebagai hal biasa. Hal ini terjadi karena kurang menghargai waktu dalam diri setiap individu atau sejak dini kurang diajari betapa pentingnya disiplin waktu dan menghargai waktu. Jika manajemen waktu tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sejak dini maka nantinya ketika dewasa akan kesulitan untuk memanajemen waktu.
Adanya manajemen waktu akan membantu seseorang untuk proses mengerjakan sesuatu hal lebih efektif dan efisien. Begitu pula dengan pelajar, pada masa remaja seringkali terjadi masalah kesulitan manajemen waktu karena kurang memahami manajemen waktu. ketidakmampuan dan ketidakpahaman dalam manajemen waktu dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi siswa yaitu banyak kesempatan yang terbuang sia-sia.
BERITA TERKAIT:
Kader PDI Perjuangan se-Eks Karesidenan Pati Bulat Dukung Bambang Pacul Maju Pilgub Jateng
KPID Jateng Dukung Judicial Review Masa Jabatan KPI untuk Kesetaraan Antar-Lembaga Negara
Tolak Raqan Penyiaran Aceh, Sejumlah Radio Berhenti Siaran
Kiai Munif Istikomah Dukung Cak Imin, PKB Tuding Nusron Wahid Copet Politik
Kesalahan Besar Juri Indonesian Idol
Pemahaman siswa mengenai manajemen waktu akan membentuk pribadi yang disiplin. Siswa harus terlatih mengatur dan membagi waktu setiap hari. Mengatur waktu yang baik bagi siswa yaitu mampu memisahkan kegiatan penting seperti belajar dan kegiatan kurang penting seperti bermain.
Permasalahan kesulitan manajemen waktu sering terjadi pada masa remaja. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dan masa remaja, pada masa ini remaja sangat rawan oleh pengaruh-pengaruh negative, namun disamping itu remaja merupakan masa yang baik dan mempunyai potensi-potensi untuk dikembangkan dan diarahkan menuju masa perkembangan yang sehat.
Manajemen waktu yang benar diperlukan dalam kehidupan remaja karena secara sosiologis, remaja berada pada keadaan yang rentan terhadap pengaruh-pengaruh dari luar atau lingkungan sekitar. Masa remaja merupakan masa dimana proses pencarian jati diri sedang dilakukan sehingga pada masa ini remaja mudah sekali terombang-ambing dan masih merasa sulit mengambil keputusan dalam kehidupan secara mandiri. Remaja mudah terpengaruh oleh gaya hidup orang disekitar dan pada kelompok teman sebayanya. Kondisi kejiwaan yang labil mengakibatkan remaja mudah terpengaruh oleh lingkungan.
Untuk memperoleh pencapaian suatu perubahan tingkah laku dalam belajar, maka manajemen waktu perlu diterapkan di setiap proses pelaksanaan belajar. Karena setiap rangkaian proses pembelajaran membutuhkan target ketercapaian yang tepat.
Keberhasilan Siswa
Manajemen waktu merupakan proses harian yang digunakan untuk membagi waktu, membuat jadwal, daftar hal-hal yang harus dilakukan, pendelagasian tugas dan system lain yang membantu untuk menggunakan waktu secara efektif (Nurhidayati, 2016).
Manajemen waktu berperan penting dalam keberhasilan belajar siswa. Siswa yang kurang memiliki pemahaman manajemen waktu dicirikan dengan perencanaan yang kurang terorganisasi, tidak konsisten, tidak memiliki tujuan, dan kurang disiplin dalam penggunaan waktu. Membiasakan sikap disiplin dan tanggungjawab dalam menyelesaikan tugas sesuai target yang telah ditentukan, akan membuat siswa mampu mencapai target belajar dengan hasil yang maksimal.
Dalam proses pemberian layanan guru Bimbingan dan Konseling, memiliki beberapa metode atau teknik yang telah dirancang. Misalnya menggunakan media layanan serta macam-macam layanan. Dalam pemberian layanan guru BK juga harus memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan peserta didik.
Dalam hal ini, guru BK memberikan layanan secara kelompok. Layanan bimbingan kelompok merupakan layanan yang diberikan dalam suasana kelompok untuk memberikan informasi berdasarkan kepentingan kelompok.
Teknik problem solving merupakan salah satu teknik dalam layanan bimbingan kelompok. Teknik problem solving merupakan suatu proses yang kreatif dimana individu menilai perubahan-perubahan yang ada pada diri dan lingkungan, membuat pilihan-pilihan baru, keputusan-keputusan, serta penyesuaian yang selaras dengan tujuan dan nilai hidupnya. Teknik problem solving dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memberikan pemahaman penting mengenai manajemen waktu.
Melalui teknik ini, siswa dituntut untuk lebih kreatif dan kritis untuk mengungkapkan masalah-masalah yang terjadi akibat pemahaman manajemen waktu yang kurang dan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa ketika manajemen waktu. Selanjutnya siswa menganalisis masalah-masalah dan kesulitan-kesulitan tersebut untuk menemukan alternatif solusi yang dapat diterapkan oleh siswa.
Pada dasarnya Teknik ini mendorong siswa untuk bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap masalah dan kesulitan-kesulitan dalam mengelola waktu secara mandiri sehingga pemahaman manajemen waktu siswa menjadi bertambah karena saling bertukar informasi dan solusi (Nurhidayati, 2016).
Penulis adalah PPG BK Prajabatan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
***tags: #aktual #persuasi #guru menulis
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semarang Siap Hadapi Banjir dengan Langkah Preventif: Belajar dari Bencana Sumatera
05 Desember 2025
OJK Sederhanakan Aturan Baru tentang Pergadaian
05 Desember 2025
Kaji Perda Jawa Tengah, Tim Analis Hukum Kemenkum Jateng Hadiri Rapat Analisis dan Evaluasi
05 Desember 2025
Polda Jateng Mulai Persiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru
05 Desember 2025
Kemenkum Jateng Gelar Audit Kepatuhan PMPJ dan TKM bagi Notaris Surakarta dan Karanganyar
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Modernisasi Armada untuk Percepat Transformasi Layanan
05 Desember 2025
Logistik dan Personel dari Jawa Tengqh Tiba, Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumbar
05 Desember 2025
PWI Jateng dan Pemkot Semarang Apresiasi Gelaran “Tiba-Tiba Badminton” yang Digelar Jurnalis FC
05 Desember 2025
Kawal MBG Berkualitas, BPOM RI Hadirkan Mobil Laboratorium Keliling
05 Desember 2025
Gandeng LDNU, Lapas Brebes Gelar Pelatihan Dzikir Manaqib Bagi Warga Binaan
05 Desember 2025
