Review Akhir Musim Kedua Sakamoto Days: Lebih Mirip Jeda daripada Penutup

JAA sendiri berfungsi sebagai pengendali kejahatan, sehingga konflik ini menghadirkan dilema moral yang menarik.

Jumat, 26 September 2025 | 19:06 WIB - Pentas
Penulis: Ardiansyah . Editor: Wis

KUASAKATACOM, TOKYO- Episode terakhir Sakamoto Days season kedua akhirnya tayang, namun bukannya memberi klimaks besar, cerita justru lebih terasa sebagai pembuka jalan bagi musim selanjutnya—yang sayangnya masih belum mendapat konfirmasi resmi. Alih-alih menyelesaikan konflik, episode ini berhenti di tengah ketegangan, seakan menekan tombol jeda untuk sementara waktu.

Setelah ujian JCC selesai, semua kandidat dinyatakan lulus, kecuali Sakamoto yang didiskualifikasi karena status buron. Momen ini memang sederhana, tetapi tetap menghadirkan beberapa dinamika menarik. Salah satunya datang dari Toramaru, yang menyadari sosok idolanya ternyata adalah Sakamoto. Reaksinya tidak jatuh ke komedi klise soal penampilan, melainkan refleksi bahwa terlalu terobsesi dengan citra membuatnya buta terhadap kenyataan.

BERITA TERKAIT:
LPK Bina Mandiri Wonosobo Siap Latih Peserta Magang Kerja ke Jepang
Delegasi Jepang Hadiri Pahargyan Agung Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga
Wali Kota Tono City Jepang Kunjungi SMPN 3 Purbalingga, Bahas Peluang Kerja Sama Pertukaran Pelajar
Bupati Sragen Buka Program Magang Jepang Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Gubernur Luthfi Dukung Seniman Jateng Go Internasional, Jadi Media Diplomasi dan Promosi Budaya

Di sisi lain, Toramaru dan Mafuyu kini berhubungan langsung dengan Slur setelah diculik Kanaguri, yang ternyata sudah lama bekerja untuk kelompok itu. Rencana Slur pun mulai terkuak: menciptakan kekacauan dengan meruntuhkan JAA. Ironisnya, meski penuh kekerasan, JAA sendiri berfungsi sebagai pengendali kejahatan, sehingga konflik ini menghadirkan dilema moral yang menarik.

Episode juga menampilkan persiapan infiltrasi baru—Shin menyamar sebagai murid JCC, sementara Sakamoto harus berpura-pura menjadi guru perempuan. Adegan ini memang lucu, tetapi kurang terasa sebagai penutup musim. Meski demikian, secara keseluruhan, season kedua berhasil menawarkan peningkatan kualitas dibanding debutnya. Aksi yang lebih sinematis dan alur yang semakin padat membuat adaptasi ini tetap menghibur. Jika nantinya musim ketiga benar-benar dibuat, Sakamoto Days berpotensi terus berkembang menjadi salah satu serial aksi anime yang paling ditunggu.

***

tags: #jepang #sakamoto days

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI