Ilustrasi noni Belanda, Foto: Istimewa

Ilustrasi noni Belanda, Foto: Istimewa

Hilang Misterius, Seorang Pria Ngaku Diajak Makan Noni Belanda di Gua Jepang

Ada warga yang ikut memberikan nasihat untuk tidak datang dan merusak tanaman yang ada di sekitar gua itu.

Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:50 WIB - Langkah
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

Seorang pria bernama Ferry Assa (38) hilang tiga hari secara misterius di Kota Manado Sulawesi Utara (Sulut). Ferry ditemukan dalam kondisi tak sadar di dalam gua peninggalan Jepang.

Cerita hilangnya Ferry viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, Ferry terlihat masih kebingungan saat sejumlah orang mengajaknya berbicara.

Kisah Ferry menjadi sorotan karena pria tersebut mengaku bertemu sosok noni Belanda dan diajak makan bersama. Sebelum hilang, Ferry awalnya hendak membersihkan belakang kantor Fakultas Kesehatan Gigi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

BERITA TERKAIT:
Pamer Alat Kelamin, Seorang Pria Jadi Tersangka dan Ditahan
Terjerat Pinjol Rp90 Juta, Seorang Pria Bunuh Diri
Seorang Pria Tuntun Motor di Rel Kereta Api Klaten
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Diduga Serangan Jantung
Nyebur ke Sungai, Seorang Pria Ditemukan Tewas
Tak Bayar Usai Kencani PSK, Seorang Pria Tewas Ditusuk
Sakit Hati Ibunya Dihina, Seorang Pria Bacok Teman hingga Tewas

Namun tiba-tiba dia diajak tiga orang masuk ke dalam gua Jepang yang berlokasi di Kelurahan Pinaesaan Kecamatan Wenang Manado. "Saya di dalam sudah tiga hari. Saya diberi makan di dalam gua. Ada meja kotak. Tapi ternyata bukan meja, tapi besi," kata Ferry dalam video yang beredar.

Sementara itu, ada warga yang ikut memberikan nasihat untuk tidak datang dan merusak tanaman yang ada di sekitar gua itu.

"Jangan bermain-bermain di situ. Apa sebab torang (kami), nda (tidak) potong-potong itu gua. Itu tentara Jepang pe tempat," ucap warga menimpali ucapan Ferry.

Tiga Hari Pencarian Korban

 

Sementara itu seorang saksi Jacob Lumentut (47) mengaku bertugas bersama korban pada hari tersebut. Kepada polisi, dia menceritakan bahwa korban mengisi waktu luang dengan membersihkan rumput yang berada di kantor Fakultas Kesehatan Gigi Unsrat.

Namun Jacob merasa heran karena korban tidak lagi kelihatan. Dia lalu mendatangi ke lokasi korban memotong rumput.

"Padahal awalnya saksi melihat korban sedang memotong rumput di belakang. Saksi merasa khawatir dan mencari serta memanggil korban berulang kali, namun tidak ada jawaban, dan menemukan sandal jepit milik korban berada di lubang gua," katanya.

Setelah itu Jacob melaporkan hilangnya Ferry kepada petugas keamanan dan memberi kabar kepada keluarga korban. Mereka juga sempat mencari dan memanggil korban di lokasi kejadian pada Sabtu (14/8).

Pencarian dilanjutkan sehari kemudian setelah mereka melaporkan kejadian hilangnya Ferry ke pihak kepolisian. Korban pun ditemukan dalam kondisi tertidur di dalam gua.

"Sampai di lokasi, salah seorang rekan kerja korban dibantu dari personel Polsek Urban Wenang dan anggota Bankom langsung turun lokasi dan memasuki gua yang ada di lokasi dan menemukan korban yang dalam posisi tidur terdiam, kemudian menarik korban yang sudah sadarkan diri," pungkasnya.


tags: #pria #hilang misterius #noni belanda #gua jepang #angker

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI