Galeri batik yang digelar selama sepekan di Hotel Dafam. Foto : emhaka/kuasakata.com

Galeri batik yang digelar selama sepekan di Hotel Dafam. Foto : emhaka/kuasakata.com

Hotel Dafam Wonosobo Kenalkan Batik Wonosobo Lewat Mini Galeri

UMKM batik yang turut serta dalam mini galeri yang digelar di Warta Kopi Hotel Dafam Wonosobo, yakni Dieng Kalingga, Batik Kalingga, Batik Manggarsari, Batik Abhirama, Ratu Shima & Oemah Tjlik. 

Kamis, 07 Oktober 2021 | 09:59 WIB - Hotelife
Penulis: Emhaka . Editor: Wis

Hotel Dafam Wonosobo menghadirkan mini galeri batik bekerja sama dengan beberapa UMKM setempat di area breakfast Ground Floor, selama sepekan, mulai Sabtu (2/10) lalu hingga Minggu (10/10) mendatang.  
 
Selain mini galeri, tersedia pula canting corner untuk siapa saja yang ingin belajar membatik. Beberapa di antaranya adalah perwakilan Mas Mbak Wonosobo 2021, yakni Efina Lestari dan Ikhwan Zayn Kurnianto.  
 
Di event ini pertama kalinya mereka mencoba membatik secara langsung bersama para perajin sekaligus UMKM batik. Efina, misalnya, dia mengaku senang diberi kesempatan untuk langsung mencanting di atas kanvas.  
 
"Awalnya saya grogi sekali, karena kan alatnya agak panas dan kalau tidak cermat cairan malamnya bisa menetes. Tapi lama-lama saya enjoy, ternyata asyik dan harus teliti," kesannya.

"Terima kasih sudah memberikan saya kesempatan untuk membatik. Semoga batik khas Wonosobo kian maju, berkembang dan terkenal di mana-mana," ujar Mbak Persahabatan Wonosobo 2021 ini. 
 
Sama halnya dengan Zayn yang mulanya tidak percaya diri memegang canting. Ternyata ada triknya bagaimana agar malam tidak tumpah, dia mengikuti caranya dan berhasil. Membatik itu ternyata asyik dan musti hati-hati.

"Yuk, generasi muda kita harus bangga memakai batik dan pakai batik itu keren lho," tutur laki-laki yang menyandang gelar Best Performance Mas Mbak Wonosobo 2021.  
 
Adapun nama-nama UMKM batik yang turut serta dalam mini galeri yang digelar di Warta Kopi Hotel Dafam Wonosobo, yakni Dieng Kalingga, batik Kalingga, batik Manggarsari, batik Abhirama, Ratu Shima & Oemah Tjlik. 

BERITA TERKAIT:
Hotel Dafam Wonosobo Kenalkan Batik Wonosobo Lewat Mini Galeri
Setampah Pizza dari Hotel Dafam Wonosobo untuk Relawan PMI
Cuma Bayar 10 Ribu, Nakes yang Menangani Pandemi Bisa Menginap di Hotel Dafam

batik Khas
Hadir pula salah satu desainer motif batik Padma Sanjaya. Dia menerangkan beberapa motif khas batik Wonosobo, yakni daun carica, daun purwaceng, bundengan, lengger punjen dan masih banyak lagi. 
 
"Saat membuat motif batik Wonosobo, saya biasa terinspirasi dari kekayaan alam Wonosobo, baik flora, fauna dan tak ketinggalan juga budayanya," ucap dia. 

 

"Biasanya juga saya perlu hening sejenak untuk menghasilkan motif batik yang penuh filosofi," terang mahasiswa psikologi semester akhir ini," terangnya. 
 
Pada kesempatan yang sama, General Manager Hotel Dafam Wonosobo Henry Setiawan menjelaskan, sengaja menghadirkan mini galeri batik untuk berupaya bersama melestarikan batik sebagai warisan dunia. 

Selain itu juga ingin mengenalkan batik Wonosobo kepada para tamu Hotel Dafam. Sebagai daerah pegunungan, kini batik khas daerah tengah menggeliat di Wonosobo. Banyak pelaku UMKM yang mengembangkan usaha batik.
 
"Ini salah satu wujud dukungan kami kepada teman-teman UMKM batik juga. Ke depan, akan ada galeri batik di Hotel Dafam Wonosobo," katanya. 

"Jadi tamu-tamu hotel nanti kalau mau beli batik Wonosobo langsung dari sini saja. Tidak hanya batik, tapi juga ada produk unggulan UMKM lainnya," tutup Henry Setiawan.


tags: #hotel dafam #wonosobo #batik #umkm

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI