Ilustrasi depresi

Ilustrasi depresi

Depresi, Bahaya Gangguan Kesehatan Mental (5)-selesai

Depresi yang dialami seseorang juga bisa disebabkan oleh penderitaan akibat penyakit parah dan berkepanjangan

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:53 WIB - Langkah
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

BERITA TERKAIT:
Depresi, Bahaya Gangguan Kesehatan Mental (5)-selesai
Manajemen Stres Demi Kesehatan Mental (4)
Manajemen Stres Demi Kesehatan Mental (3)
Tiga Penyakit jika Kesehatan Mental Terganggu (2)
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Menurut Dr Christin Wibhowo

Sebaliknya, orang yang kesehatan mentalnya terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk.

Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. oleh sebab itu, sudah saatnya kita menjalankan pola hidup sehat. Salah satunya dapat memicu depresi.

Depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

 

Selain memengaruhi perasaan atau emosi, depresi juga dapat menyebabkan masalah fisik, mengubah cara berpikir, serta mengubah cara berperilaku penderitanya. Tidak jarang penderita depresi sulit menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Bahkan pada kasus tertentu, mereka bisa menyakiti diri sendiri dan mencoba bunuh diri.

Berikut ini adalah beberapa gejala psikologi seseorang yang mengalami depresi:

-Kehilangan ketertarikan atau motivasi untuk melakukan sesuatu.
-Terus-menerus merasa sedih, bahkan terus-menerus menangis.
-Merasa sangat bersalah dan khawatir berlebihan.
-Tidak dapat menikmati hidup karena kehilangan rasa percaya diri.
-Sulit membuat keputusan dan mudah tersinggung.
-Tidak acuh terhadap orang lain.
-Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.
-Berikut ini adalah dampak depresi terhadap kesehatan fisik yang mungkin dapat terjadi:

-Gangguan tidur dan badan terasa lemah.
-Berbicara atau bergerak menjadi lebih lambat.
-Perubahan siklus menstruasi pada wanita.
-Libido turun dan muncul sembelit.
-Nafsu makan turun atau meningkat secara drastis.
-Merasakan sakit atau nyeri tanpa sebab.

Ada beragam hal yang dapat memicu terjadinya depresi, mulai dari peristiwa dalam hidup yang menimbulkan stres, kehilangan orang yang dicintai, merasa kesepian, hingga memiliki kepribadian yang rapuh terhadap depresi.

Selain itu, depresi yang dialami seseorang juga bisa disebabkan oleh penderitaan akibat penyakit parah dan berkepanjangan, seperti kanker dan gangguan jantung, cedera parah di kepala, efek dari konsumsi minuman beralkohol berlebihan dan obat-obatan terlarang, hingga akibat faktor genetik dalam keluarga.

Dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter jika merasakan gejala-gejala depresi selama lebih dari dua minggu dan tidak kunjung mereda.  Apalagi jika gejala depresi tersebut sampai mengganggu proses pendidikan, pekerjaan, dan hubungan sosial,

Penanganan depresi oleh dokter akan disesuaikan dengan tingkat keparahan depresi yang diderita masing-masing pasien. Bentuk penanganan bisa berupa terapi konsultasi, pemberian obat-obatan antidepresi, atau kombinasi keduanya.


tags: #kesehatan mental

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI