Enam Fakta Menarik Grup Musik Nasida Ria: Didirikan Guru Qiraat, Turun-temurun Hingga Generasi Keempat 

Grup kasidah ini didirikan seorang guru qira’at, HM Zain.

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:30 WIB - Pentas
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

Grup musik kasidah Nasida Ria sukses memukai penonton Jerman dengan tampil di panggung Documenta Fifteen. Kelompok musik asal Semarang ini bukanlah pemain baru di industri musik Tanah Air, melainkan sudah ada sejak tahun 1975. 

Berikut fakta menarik soal Nasida Ria:

BERITA TERKAIT:
Enam Fakta Menarik Grup Musik Nasida Ria: Didirikan Guru Qiraat, Turun-temurun Hingga Generasi Keempat 
Lirik Lagu Perdamaian, Lagu yang Dinyanyikan Nasida Ria di Jerman
Mengenal Nasida Ria, "Girlband" Pengusung Dakwah Lewat Musik Asal Semarang yang Mendunia 
Grup Nasida Ria Sukses Manggung di Jerman, Bawakan Lagu Perdamaian

1. Beranggotakan 11 Orang

Grup kasidah asal Semarang ini beranggotakan sebelas orang. Mereka di antaranya Rien Djamain, Afuwah, Nadhiroh, Nurhayati, Sofiatun, Hamidah, Nurjanah, Uswatun Hasanah, Titik Mukaromah, Siti Romnah, dan Thowiyah.

Nasida Ria sendiri dikelola oleh H. Mudrikah Zain, tetapi saat ini dikelola oleh Choliq Zain.

2. Didirikan seorang guru Qiraat

Grup kasidah ini didirikan seorang guru qira’at, HM Zain. Demi mendirikan grup ini, Zain mengumpulkan sembilan siswinya, yakni Murdikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Musyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriya, dan Nur Ain.

3. Diminati Walikota Semarang

Awalnya, grup musik ini hanya menggunakan rebana sebagai alat musik. Namun, Wali Kota Semarang saat itu, Imam Soeparto, yang merupakan penggemar Nasida Ria, menyumbangkan suatu organ untuk membantu grup tersebut. Di kemudian hari, mereka mendapat bantuan gitar, bass, dan biola sebagai pelengkap instrumen.

 

4. Membawa misi dakwah 

Dalam menampilkan musik mereka, Nasida Ria banyak terinspirasi dari musik Arab. Lirik-lirik lagunya juga tidak jarang ditujukan dengan maksud dakwah dan dibawakan dalam bahasa Arab.

Setelah mendapat saran dari Kyai Ahmad Buchori Masruri, Nasida Ria kemudian jadi sering membawakan lagu berbahasa Indonesia. Tidak diduga, gaya baru ini justru membuat mereka lebih populer di tengah masyarakat. Dulu, mereka sering muncul di televisi nasional dan melakukan tur ke banyak kota di Indonesia.

5. Sudah turun temurun hingga generasi keempat

Regenerasi anggota dilakukan. Dari awal terbentuknya hingga sekarang, sudah ada empat generasi yang terbentuk dari grup musik tersebut.

"Di dalam lagu-lagu kasidah Nasida Ria, banyak pesan moral dan nasihat-nasihat yang bagus. Saya sebagai bagian dari keluarga pendiri Nasida Ria harus ikut bertanggung jawab untuk melestarikan musik ini,” kata Nazla Zain, generasi keempat Nasida Ria, dikutip dari YouTube. 

6. Sering tampil acara musik berskala besar

Nasida Ria membuktikan bahwa genre musiknya bukan penghalang, Nasida Ria juga sudah tampil dalam acara musik masa kini, seperti RRREC fest (2016), Holy market (2017), dan Syncronize Fest (2018 dan 2019). Yang terbaru tampil di panggung Documenta Fifteen di Jerman. 


tags: #nasida ria #kasidah #semarang #musik

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI