Sejarah Barbie: Industri Didominasi Boneka Bayi lalu Terciptalah Boneka Wanita Dewasa Setelah Terinspirasi Boneka Seks 

"Pada waktu itu, ia berpikir bahwa boneka ini harus terlihat hidup. Menurut Ruth, boneka itu harus memiliki payudara," lanjut laporan tersebut.

Jumat, 28 Juli 2023 | 10:29 WIB - Gaya
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

film Barbie sukses mencapai puncak kesuksesan dengan mengangkat tema boneka yang populer itu. boneka Barbie sendiri merupakan boneka fashion yang telah memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. 

Barbie diciptakan oleh perempuan asal Amerika Serikat (AS), Ruth Handler. Pada 1938, Ruth menikah dengan Elliot Handler dan memulai bisnis produsen peralatan rumah tangga plastik. Pada 1940 Ruth dan Elliot bekerja sama dengan desainer industri Harold Maston untuk menciptakan bisnis bingkai gambar.

BERITA TERKAIT:
So Sweet.. Seorang Ayah Penuhi Keinginan Putrinya Nonton Film Barbie dengan Rok Tutu Warna Pink 
Ryan Gosling Mainkan Peran dengan Apik, Ini Tiga Aktor yang Tolak Jadi Ken di Film Barbie 
Sejarah Barbie: Industri Didominasi Boneka Bayi lalu Terciptalah Boneka Wanita Dewasa Setelah Terinspirasi Boneka Seks 
Tayang Hari Ini di Seluruh Dunia, Margot Robbie Sempat Stres Perankan Barbie 
Tayang 2023, Film Barbie akan Diperankan Margot Robbie

Industri ini kemudian berkembang dan berfokus pada mainan anak-anak. Nama Barbie sendiri terinspirasi dari nama anaknya, Barbara. 

"Ruth terinspirasi dari putrinya, Barbara (yang juga menjadi inspirasi nama Barbie), untuk menciptakan sebuah boneka yang merupakan gambaran orang dewasa sehingga gadis-gadis muda dapat menggunakannya sebagai representasi dari diri mereka di masa depan," tulis Vanity Fair, dikutip Selasa (25/7/2023).

"Pada waktu itu, ia berpikir bahwa boneka ini harus terlihat hidup. Menurut Ruth, boneka itu harus memiliki payudara," lanjut laporan tersebut.

Pada awalnya, ide Ruth sempat ditolak oleh para eksekutif Mattel yang mayoritas adalah laki-laki. Mereka menganggap, boneka tersebut tidak akan laku karena orang tua dinilai ogah membelikan anak-anaknya boneka berwujud perempuan dewasa. Pada waktu itu, anak-anak hanya bermain dengan boneka yang berwujud bayi.

 

Pada 1956, Ruth kembali mendapatkan inspirasi boneka saat berlibur ke Swiss. Pada saat itu, putrinya yang berusia 15 tahun menunjukkan sebuah boneka plastik, Lilli. Namun, Lilli bukanlah boneka yang ditujukan untuk anak-anak, melainkan boneka-seks'>boneka seks atau sex toy.

"boneka Lilli menargetkan laki-laki kaya melalui pose-provokatif dan pakaian terbuka. Selain itu, Lilli mengucapkan dialog strip komik yang mengarah ke isyarat seksual," tulis Gerber dalam Barbie and Ruth.

"Para laki-laki membeli boneka Lilli sebagai hadiah jenaka dalam pesta bujang, meletakkannya di dashboard mobil mereka, menggantungkannya di kaca spion belakang, atau memberikannya kepada pacar sebagai kenang-kenangan menggoda," lanjut Gerber.

Setelah melihat boneka tersebut, Handler dan Mattel akhirnya merilis 'Lilli' versi mereka, yakni Barbie. Barbie mulai diluncurkan pada 1959 dan dilaporkan terjual sekitar 350 ribu unit dalam setahun pertamanya.

Ruth mengungkapkan, pada awalnya para laki-laki merasa bahwa perempuan tidak akan membeli boneka dengan tubuh wanita yang realistis, yakni memiliki payudara, pinggang dan pergelangan kaki ramping, serta berpenampilan dewasa.

"Namun, mereka salah. Di sisi lain, para perempuan langsung menyukai boneka itu. Begitu dipajang di meja kasir, Barbie langsung dibeli oleh para ibu untuk anak perempuan mereka," ungkap Ruth dalam wawancara dengan BBC pada 1997.


 

***

tags: #barbie #boneka seks #film #boneka

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI