Transformasi Fashion Style Taylor Swift, Tergantung Vibe Album dan Suasana Hati

Dari tahun 2006 hingga tahun 2023, Swift telah menjadi sorotan dunia saat gayanya berkembang dan berubah. 

Selasa, 26 September 2023 | 13:50 WIB - Gaya
Penulis: - . Editor: Hani

Taylor Swift menjadi legenda baru dalam industri musik dunia. Ia mampu menancapkan namanya sejajar dengan diva lainnya seperti Beyonce, Celine Dion hingga Mariah Carey. 

Tak hanya musiknya, Taylor Swift juga memiliki selera Fashion yang banyak dipuji. Seiring mengeksplorasi genre musiknya, selera Fashion pun kian berkembang seiring albumnya. 

BERITA TERKAIT:
Taylor Swift Luncurkan Album Baru "The Tortured Poets Department", Liriknya Mengandung Elegi 
Fantastis! Taylor Swift Kini Jadi Miliarder Dunia dengan Total Kekayaan Rp17,5 Triliun 
Polisi Singapura Catat 1.500 Lebih Laporan Penipuan Konser Taylor Swift, Kerugian Tembus Rp8,6 Miliar
Indonesia akan Bikin Konser Tandingan Taylor Swift, Gandeng UEA
Rian D'Masiv Minta Maaf Usai Pakai Kaos Jhon Mayer di Konser Taylor Swift

Dari tahun 2006 hingga tahun 2023, Swift telah menjadi sorotan dunia saat gayanya berkembang dan berubah. Begitu juga dengan gaya rambut. Dia muncul sebagai penyanyi dengan rambut pirang ikal dengan sepatu boot koboi, hingga menjadi gaun classy dan sepatu hak tinggi. 

Beberapa gaya yang paling iconic, yaitu baju berkilaunya, topi fedora hitam, poni khasnya, dan tentu saja warna bibir merah klasiknya.

1.    Era Taylor Swift: Penyanyi dengan gaya boho dan rambut ikal (2006-2007)

Awal mula Taylor Swift terjun di industri musik memberi banyak nuansa boho chic, rambut ikal, dengan tampilan polos bak gadis desa. Mengenakan gaun musim panas yang lucu, sepatu boot koboi klasik, dan anting-anting, menjadi pilihan utama fashionnya.

Tentu saja, era pertama ini juga merupakan perjalanan penemuan jati diri seorang Taylor Swift. Sebagian besar penggemar mengingat Taylor Swift muda dengan rambut ikal pirang, dan cincin emas yang menjadi ciri khas dari kepolosan masa muda dan kualitas bintangnya.

2.    Era The Fearless: Taylor Swift dan mini dressnya yang gemerlap (2008-2009)

Era Fearless akan selamanya dikenal sebagai era ketika Taylor Swift bersinar. Antara tahun 2008 dan 2009, penyanyi ini mengguncang dengan style mewah. Gaun mini berkilau berhiaskan payet dan glitter menjadi Fashion nya. Era ini adalah masa pertumbuhan kepercayaan diri bagi Swift, yang baru saja merilis album keduanya, "Fearless."

Masih dengan rambut ikal khasnya, ia menambah riasan mata kucing, yang langsung membuat pakaian apa pun yang dia kenakan menjadi lebih tajam dan menarik.

3.    Era Speak Now: Mengeksplorasi gaya rocker-chic (2010-2011)

Era Speak Now terkenal setelah skandal VMA Taylor Swift dengan Kanye West, Swift memutuskan untuk menunjukkan sisi dirinya yang lebih edgy dan berani. Rambut ikalnya perlahan berubah menjadi gelombang yang lebih longgar. Di beberapa kesempatan, Swift juga terlihat meluruskan rambutnya. Dia juga menambah aksen poni. 

Dengan bibir merah, Swift mengenakan gaun gemerlap, yang memamerkan sisi tajam dan seksinya.

4.    Era RED: Lipstik dan Fedora Iconic Taylor Swift (2012-2013)

Pada tahun 2012, Taylor Swift tampil dengan lipstik merah iconic dan gaya topi fedora hitamnya. Perubahan gaya besar lainnya yang membedakan era Fashion ini dari era sebelumnya adalah Swift perlahan-lahan menggunakan celana pendek yang menambahkan kesan ceria namun kuat pada pakaiannya, dan juga pakaian renda yang memberikan sentuhan elegan dan romantis pada gayanya yang menawan. Berkat video musik "22" miliknya, topi fedora menjadi ciri khas selama era Red.

5.    Era 1989: Tampilan Glamor Old Hollywood (2014-2015)

Pada tahun 2014, dunia menyaksikan masuknya Taylor Swift ke dunia musik pop dengan albumnya "1989." Dengan perubahan ini, ia juga mengucapkan selamat tinggal pada gaya Fashion gadis desa, meninggalkan sepatu boot koboi dan gaun boho yang pernah mendefinisikan citranya. Merangkul babak baru dalam perjalanan fashionnya, Swift memasuki kemewahan Old Hollywood.

 

Transformasi yang berani terjadi pada rambutnya. Dia memotong rambutnya menjadi potongan pendek yang menakjubkan. Selain potongan rambutnya, ia juga beralih ke warna pirang linen yang lebih natural. Bibir merahnya masih menjadi ciri khasnya, sangat cocok dengan gaya Fashion retronya. 

Penampilan kasual pada era 1989 menampilkan Swift mengenakan bawahan highwaist yang dipadukan dengan croptop, memperlihatkan bagian perutnya. Penampilan tersebut ditiru oleh penggemar di seluruh dunia. 

6.    Era Reputation: Moody dan Bold (2017-2018)

Setelah hiatus, Taylor Swift kembali pada pertengahan tahun 2017 dengan tampilan baru yang berani. Rambut penyanyi itu menjadi berantakan. Pakaiannya juga mengalami perubahan drastis, menjadi gelap bermotif sangar. Perpaduan serba hitam menjadi pilihan sang bintang, motif kulit ular, serta sepatu boot, menjadi andalan era Reputasi Swift.

7.    Era Lover: Taylor Swift mengutamakan pelangi dan warna pastel (2019)

Tampilan monokromatik yang gelap sudah tidak ada lagi. Taylor Swift sepenuhnya menggunakan warna-warna pastel dan pola-pola yang menyenangkan. Dalam setiap penampilannya, ia lukis dengan warna-warna gembira dan positif, sekali lagi membuktikan bahwa Fashion adalah tentang ekspresi diri.

8.    Era Folklore/Evermore: Tampilan Sederhana Sang Bintang (2020)

Era Folklore/Evermore, di mana Taylor Swift membawa kita dalam perjalanan ke jantung musik indie sambil menampilkan tampilan yang sederhana dan berwibawa. Dunia sedang mengalami pandemi, dan selama masa sulit global ia menunjukkan kecantikan alaminya, rambut bergelombang, memakai pakaian nyaman, dan sepatu datar.

9.    Era The Fearless/Red (Taylor's Version): Energi Seorang Bos (2021)

Era Fearless/Red (Taylor's Versions) adalah tentang Swift yang mendapatkan kembali feel bermusiknya, dan gaya Fashion bagai bos wanita, dengan memakai suit formal, dan tatanan rambut yang rapi..

Lipstik merah yang iconic tetap menjadi pilihan, namun kali ini sang bintang mengguncangnya dengan gaya Prancis yang minimalis. Swift memilih pakaian sederhana serba hitam, off-the-shoulder, rambut bergelombang acak-acakan, dan bibir merah cerah.

10.    Era The Midnights: Taylor Swift Memberi Penampilan Bergairah dan Berani (2022)


Era ini mengambil inspirasi dari elemen langit. Gaya Swift yang ditaburi kain metalik dan detail mutiara membuatnya mengeksplorasi sisi yang lebih seksi dari biasanya. Dalam fashionnya ini Taylor Swift tanpa menyesal merangkul gaya sensualitas dan melepaskan sisi gairahnya.

11.    The Speak Now (Versi Taylor) + Eras Tour era: Penampilan Bagai Bunglon (2023)

Saat ia memulai The Eras Tour, para penggemar disuguhi perjalanan yang menyenangkan melalui musiknya. Namun kegembiraannya tidak berhenti sampai disitu saja, Swift juga bersenang-senang dengan tampilan fashionnya. 

Siapa pun yang pernah melihat video Eras Tour di media sosial dapat dengan mudah mengetahui bahwa penampilan panggung sang bintang adalah perpaduan yang memukau antara nostalgia dan evolusi. Membuat para penggemarnya kagum akan kemampuannya menerima masa lalunya sekaligus menerima dirinya yang sekarang.

Hal itu membuktikan bahwa Taylor Swift benar-benar ahli dalam mengubah bentuk gaya. Menunjukkan kepada kita bahwa musik dan Fashion adalah perjalanan ekspresi diri yang terus berkembang.

*Ditulis wartawan magang Ika Melinda Ningtyas

***

tags: #taylor swift #gaya rambut #fashion

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI