Kisah Mahasiswi UPGRIS Apriliani: Rajin Berlatih Tenis Meja hingga Berprestasi
Sebelum maju Porsenasma, saya menyiapkan diri dengan latihan rutin
Selasa, 02 September 2025 | 23:59 WIB - Sosok
Penulis:
. Editor: Surya
FISIK boleh kecil, tapi urusan taktik dan strategi boleh diadu. Bukan untuk sombong, tetapi itulah yang coba Apriliani Saroya praktikkan dalam tenis meja. Mahasiswi Program Studi Majemen UPGRIS tersebut sudah hampir satu dekade menekuni olahraga tenis meja.
Belum lama ini, kepiawaiannya membuahkan hasil. Apriliani menyabet Medali Emas kategori Ganda Putri dalam Porsenasma PGRI di Unipma, Madiun. Perjuangannya ini bukan usaha instan.
BERITA TERKAIT:
UPGRIS: Penguatan Internal Jadi Fokus Utama Meraih Jurnal Akreditasi Nasional Maupun Indeksasi Internasional
Festival Teater Gema UPGRIS Hidupkan Geliat Seni Pertunjukan Pelajar dan Mahasiswa Jateng
Gelar Wicara Empat Pakar di UPGRIS, Kupas Tuntas Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris
LPPM UPGRIS Gelar ICESRE ke-8, Transformasi Digital Pendidikan dan Ilmu Sosial
UPGRIS Borong Juara KMI Expo XVI 2025
“Sebelum maju Porsenasma, saya menyiapkan diri dengan latihan rutin. Fokusnya pada penguasaan teknik dasar seperti servis, kontrol spin, dan kecepatan reaksi,” ucap dara kelahiran Demak, 13 April 2004 ini.
Selain itu, Aprilia menyadari bahwa dalam tenis meja bukan hanya urusan kekuatan fisik, tetapi juga gaya bermain.
“Saya juga berlatih footwork agar lebih lincah bergerak. Dan tidak lupa menjaga mental juga dan taktik permainan,” tutur putri pasangan dari Ahmad Sukri dan Titik Sandora tersebut.
Untuk mempersiapkan diri dalam gelaran tingkat nasional tersebut, Aprilia benar-benar meningkatkan kualitas permainan.
“Kalau buat porsenasma itu saya latihan hari Rabu, Jumat, dan Sabtu mulai jm 19.00- 22.00, kecuali hari Sabtu itu dimulai dari 09.00- 14.00 WIB,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, upaya menempa diri menjadi atlet tenis meja sebenarnya sudah dimulai sejak Aprilia masih SMP. Ia dulu tidak punya ketertarikan pada tenis meja. Tetapi peran kelurga membuatnya justru masuk dalam proses yang serius.
“Awalnya cuma dilatih dan diarahkan sama Om Maskuri. Dimulai dari latihan di rumah. Kemudian saya dilatih dari masuk SMP/ Mts kemudian masuk di Klub Tenis Meja Electra yang bertempat di Mranggen,” terangnya.
Berkat bimbingan pamannya itulah, Aprilia mulai fokus melatih keterampilannya dalam bermain tenis meja. Di tempat pelatihan itulah Aprilia mulai belajar lebih dalam tentang tenis meja dan mengikuti lomba-lomba sampai sekarang.
Menurut Aprilia, bermain tenis meja benar-benar membutuhkan kolaborasi antara ketangkasan dan ketahanan tubuh.
“Permainannya cepat, bola sering diberi putaran, dan butuh konsentrasi penuh. Selain teknik, pemain juga harus menjaga fisik dan mental agar tetap tenang serta percaya diri saat bertanding,” tandas dia.
***tags: #upgris #apriliani saroya
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
KAI Wisata Hadirkan “Season of Wonder” di 6–31 Desember 2025
13 Desember 2025
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Modus Korban Tabrak
13 Desember 2025
KAI Wisata X Jakarta Clothing Ramaikan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Lawang Sewu
13 Desember 2025
Kebakaran Landa Sebuah Ruko di Penjaringan, Kerugian Mencapai Rp100 Juta
13 Desember 2025
Santri Lapas Semarang Belajar Agama Dengan Nonton Film Jejak Rasul
13 Desember 2025
Uji Petik Layanan AHU di MPP Banyumas: Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Pelayanan Publik
13 Desember 2025
Nekat Edarkan Sabu, Seorang Pria Diringkus Polisi di Tanjung Priok
13 Desember 2025
Sebanyak Enam Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan di Jaksel
13 Desember 2025
Sragen Raih Predikat Kabupaten Terinovatif di Ajang IGA 2025 Empat Kali Berturut-turut
13 Desember 2025
BMKG Prakirakan Sebagian Jakarta Diguyur Hujan pada Sabtu Siang
13 Desember 2025
Hasil Liga Italia: Lecce Bungkam Pisa 1-0
13 Desember 2025

