Administrasi & Ecommerce Koperasi Pemasaran Karya Putra Bangsa Twinika Sativa Febriandini, Foto: KUASAKATACOM

Administrasi & Ecommerce Koperasi Pemasaran Karya Putra Bangsa Twinika Sativa Febriandini, Foto: KUASAKATACOM

Inka Sativa: Cintanya Berakhir di Koperasi

Inka memutuskan untuk menjadi pebisnis sukses.

Senin, 29 Juni 2020 | 09:21 WIB - Sosok
Penulis: Ririn . Editor: Ririn

Saat ini, wabah korona melanda Indonesia. Segala aspek ikut terdampak, tak terkecuali bidang perekonomian. Inka tergerak hatinya. Ia termotivasi untuk merintis usaha atau bisnis di tengah krisis ekonomi akibat pandemi.

Bukan pilihan kecil. Dari seorang public relation di Pesonna Hotel Semarang, pemilik nama lengkap Twinika Sativa Febriandini ini sekarang memilih bergabung dengan tim koperasi Pemasaran Karya Putra Bangsa. Inka kini memegang bagian Administrasi & Ecommerce.

Perjalanan Karier

Istri seorang jurnalis ini memulai karier sebagai freelancer junior researcher di tahun 2012. Setahun kemudian, Inka melebarkan sayap dengan memasuki dunia Marketing di Diamond International Restaurant & Convention Center Solo.

Dua tahun kemudian, ibu yang memiliki satu anak  laki-laki ini pindah ke dunia perhotelan. Di tahun 2015, ia dianugerahi posisi sebagai public relation Lorin Solo Hotel. Profesi itu hanya berlangsung satu tahun. Karena di tahun 2017, Inka pindah ke Semarang dengan menjadi public relation Pesonna Hotel Semarang.

Memiliki posisi sebagai public relation tentu terbilang pencapaian yang besar. Lantas, mengapa ia melepas jabatan ini? Inka mengaku berhenti dari pekerjaannya sebagai PR pada 21 Juni 2020. Menurut Inka, koperasi adalah organisasi ekonomi yang tahan akan guncangan.  

koperasi Bantu Perekonomian Rakyat

Menurut Inka, koperasi dapat membantu perekonomian rakyat. Bagi anggota maupun pengurus koperasi yang memiliki usaha baik usaha kecil maupun usaha menengah, akan dibantu distribusi pemasarannnya melalui koperasi pemasaran.

Caranya, lanjut dia, koperasi akan membeli produk UKM itu kemudian akan dipasarkan. Selain itu, bisa juga koperasi menjadi jembatan antara UKM dan calon buyer.

“itu yang disebut UKM sebagai mitra binaan dari koperasi. Jadi prinsipnya dari kita, oleh kita,  untuk kita,” katanya.

“Kami sedang proses membuat digital marketing berupa website dan aplikasi untuk memudahkan registrasi para calon anggota koperasi dan untuk mengetahui info ter-update mengenai koperasi. Kalau ada yang berminat bergabung ke koperasi pemasaran bisa hubungi saya,” bebernya sambil tertawa.

Lebih lanjut, perempuan yang menikah pada usia 26 tahun ini menjelaskan jika koperasi pemasaran menjual berbagai kebutuhan pokok, mulai dari sayur, buah, telur, hasil ternak, dan makanan olahan (teknologi pangan), hingga edukasi. Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan primer sehingga selalu dibutuhkan masyarakat.

Apalagi, lanjut Inka, ada jaminan harga yang lebih murah karena langsung dari distributor pelaku usahanya. Tentu sangat membantu masyarakat di tengah perekonomian yang sedang lesu.

Dalam menjalani profesi barunya, pekerjaan Inka sebelumnya banyak mempengaruhi kinerjanya. Sebagai seseorang yang pernah bekerja di industri perhotelan, Inka tidak kesulitan dalam membangun relasi, manajemen, administrasi perkantoran, publikasi, sampai digital marketing.

Bukannya sekadar ikut arus, profesinya yang sekarang memang ia sukai. Inka mencintai apa yang ia sedang kerjakan. Sesuai dengan prinsip bekerjanya, do what you love and love what you do.

“Senang sekali bertemu orang-orang baru, bidang pekerjaan atau usaha baru. Menjadikan motivasi keberanian untuk mengambil keputusan sebagai wirausaha sukses,” tukasnya.

Keluarga yang Memotivasi

foto keluarga

Dalam meniti karier, Inka mengaku peran keluarga—suami dan anaknya, sangat memotivasi dirinya. Suaminya ia akui sebagai inspirasinya dalam menjalani kehidupan. 

“Nama anak saya Arsaji Rafaizan Mahardika. Arsaji my little hero, karena kebetulan tanggal lahirnya pas hari pahlawan, 10 November 2018,” ungkap anak pertama dari kembar bersaudara ini.

Menurutnya, motivasi sangatlah penting dalam menjalani kehidupan. Sesuatu yang dapat mengubah pola pikir atau pun perilaku adalah motivasi dari dalam diri sendiri. Ia memiliki prinsip hidup untuk percaya Tuhan selalu memberkati manusia, kapan dan di mana pun berada.

“Prinsip hidup saya God bless us whenever and wherever we are,” tandasnya.

Sementara ditanya terkait tokoh entrepreneur yang menginspirasi, perempuan kelahiran 8 Februari 1990 ini menyebut nama Nadiem Makariem, Founder & CEO GoJek yang sekarang menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Selain itu, Inka terinspirasi dengan Anggia Hanurita, Ketua koperasi Pemasaran Karya Putra Bangsa.

“Karena beliau adalah sosok yang selalu semangat dalam berjuang merintis dan berkeinginan mencetak wirausaha baru yang sukses,” bebernya.


tags: #semarang #usaha #public relation #inka #koperasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI