Uniek Yunita Kaka pemilik usaha Unik Katering

Uniek Yunita Kaka pemilik usaha Unik Katering

Uniek Yunita Kaka, Sarjana Psikologi yang Pilih Jadi Pengusaha Katering

Uniek berprinsip pegang kepercayaan konsumen dengan teguh. Baginya, kepercayaan sangat penting,

Kamis, 17 September 2020 | 18:34 WIB - Sosok
Penulis: - . Editor: Wis

Uniek Yunita Kaka pemilik usaha Unik Katering yang beralamat di Griya Aldi Permai no 5, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Usaha yang dibangunnya itu diberi nama sesuai dengan nama dirinya sendiri karena menurutnya brandingnya kuat. Usaha itu dimulainya sejak 2014 dan mampu bertahan di tengah pandemi.

Yang menarik dari sosok Uniek, Ia mengaku dulu menempuh pendidikan S1 Psikologi di Unika Soegijapranata, Semarang dan lulus kuliah tahun 2000. Ia pun setelah lulus bekerja sesuai dengan profesi program studinya. 

Wanita berusia 44 tahun ini, pernah bekerja di berbagai industri seperti perbankan, farmasi, dan pernah menjadi HRD di sebuah perusahaan swasta. Program studinya yang dapat masuk di berbagai sektor itu membuatnya menjadi sosok yang dinamis. 

Meski kini Ia memilih untuk berwirausaha dibanding bekerja kantoran. Namun, dia merasa pendidikan psikologinya tidak sia-sia bahkan sangat berguna dalam menghadapi pelanggan. Ia pun dapat memahami berbagai karakter pelanggan dan cara menanganinya.

Demi Buah Hati Tercinta
Dulu Uniek mengaku sedih harus meninggalkan anak-anaknya untuk bekerja di kantor. Ia juga mengaku bosan menjalani ritme pekerja kantor yang begitu-begitu saja. Hingga akhirnya dia membuat keputusan untuk berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan usaha katering.

Sehingga Uniek memutuskan untuk berwirausaha dari rumah karena ingin mendampingi proses tumbuh kembang anak yang menurutnya sangat penting di usia emas anaknya. Selain itu, Uniek mengaku selama ini yang menjaga motivasi dan semangatnya untuk berwirausaha adalah anak-anak serta suaminya.

Uniek ingin anak-anaknya bangga melihatnya, meski sebagai ibu rumah tangga namun dirinya masih bisa produktif meski di rumah. Itu juga yang membuatnya bangkit saat dirinya terpuruk ketika kondisinya sedang berada di bawah roda kehidupan.

Ibu dua anak ini tergolong family person yang lebih mementingkan menyayangi keluarganya dibanding apa pun. Oleh itu, dukungan suami dan anak-anaknya sangat berarti baginya. Ia merasa hidupnya penuh kebahagiaan karena terus dekat dengan keluarga dan hari-harinya dijalani dengan penuh rasa syukur.

Tak Menyangka Terjun di Bidang Kuliner
Uniek menceritakan dirinya merupakan anak bungsu. Sebagai bungsu, orang tuanya selalu memanjakannya dengan apa yang ia minta langsung dikabulkan. Sehingga dia tak pernah menyangka akan menjalani usaha dengan kerja keras dan kerja cerdas di saat bersamaan. 

Kendati begitu, hidup terus berjalan dirinya pun tak mau hanya bermanja-manja saja. Meski tidak memiliki latar belakang tata boga, Ia terus berlatih dan belajar apapun. Warga Tembalang tersebut mengaku menyukai dunia memasak dan mendapatkan kebahagiaan tersendiri ketika berhasil menyajikan sesuatu. Dan itu jadi salah satu bagian yang membuat dirinya bahagia dan merasa terus bersyukur.

Meski perjalanan usahanya saat ini selalu menanjak, namun dulu dirinya pernah juga mengalami keadaan terpuruk. Uniek mengaku sempat putus asa karena mendapat berbagai komplain terkait masakannya. Komplain itulah yang membuatnya terpuruk selama beberapa minggu. Tapi, keadaan itu justru menambah bebannya dan menjauhkannya dari kebahagiaan hidupnya.

Sebetulnya, wanita yang gemar memasak ini merasa bahagia jika berhasil menyajikan makanan yang menarik, namun karena saat itu sedang terpuruk, yang ada dirinya malah merasa tidak produktif dan merasa buruk. 

Namun perlahan dirinya mencoba bangkit dari kejadian itu. Uniek bangkit dan memperbaiki hidangan masakannya dari komplain konsumennya. Ternyata dengan hanya berputus asa, dirinya tidak bisa memperbaiki apa pun. Sehingga Uniek pun berpikir positif momen itulah yang tepat untuk belajar karena menurutnya dirinya merupakan pribadi yang ingin selalu berproses setiap harinya.

Jaga Stamina dan Semangat dengan Doa.
Jam kerja katering, menurut Uniek berbeda dari pekerjaan kantoran pada umumnya. Uniek menyebutkan dirinya bisa hanya tidur beberapa jam bahkan sempat tidak tidur karena saking banyaknya pesanan. Hal itu tak menyurutkan semangatnya dalam memasak. Ia justru bersyukur karena diamanahi pesanan yang banyak. Suaminya pun mendukungnya dengan penuh dan turut membantu dalam proses memasak kateringnya.

Wanita yang pernah tinggal lama di kalimantan ini membagikan tips untuk menjaga stamina ala Uniek. Ia menyebutkan bahwa Ia tak melakukan kiat khusus, namun hidup dengan penuh semangat cukup membuatnya kuat. Tak lupa terus berdoa untuk meminta ridha Allah.

“Bismillah ya, ini bukan pamer dan riya. Saya biasanya kalau bangun tidur itu langsung tahajud dan mandi. Itu yang bikin segar dan semangat. Setiap hari itu karena Allah, kalau bukan Allah yang kasih kemudahan kayaknya nggak mungkin, ya. Jadi selalu berdoa di awal hari,” ujarnya penuh rasa syukur. 

“Tetap berdoa sebab Allah yang akan memberi rezeki dari berbagai pintu.” Tambahnya.

Beri Pesan untuk Wirausahawan Baru
Selain itu, Ia juga berpesan pada orang- orang yang ingin berwirausaha, untuk tetap punya mimpi dan semangat. Jangan goyah dan tetap berproses melalui hal- hal yang mungkin tidak mengenakkan. Misalnya, di kateringnya Uniek sering mendapat komplain bahkan diomeli pelanggan. Dari situlah proses pembelajaran terjadi, itu yang membuat dirinya selalu berproses.

Uniek berprinsip pegang kepercayaan konsumen dengan teguh. Baginya, kepercayaan sangat penting, sebab, dirinya jarang bertemu langsung dengan pelanggan. Banyak pelanggannya yang melakukan pemesanan secara online dan mentransfer uangnya. Di situlah kepercayaan diperlukan, baik dari pelanggan maupun pihak kateringnya.

Uniek juga selalu menyimpan nomor konsumen, hal itu berguna agar tetap menjaga hubungan baik. Selain itu, pelanggan juga lebih aware dan ingat kateringnya selalu. Termasuk saat membuat menu baru, pelanggan juga harus tahu. Dari postingan status bisa menambah hubungan dengan pelanggan. Jadi ketika pesanan sudah selesai, hubungan tidak berhenti sampai situ saja, namun dirawat dengan baik.

Meski usaha kateringnya sudah banyak dikenal berbagai kalangan, Uniek mengaku masih memiliki mimpi. Uniek berharap kateringnya bisa semakin besar dan terkenal, dirinya pun terus memupuk mimpi itu untuk menjadi semangat. Hingga akhirnya apa yang dimimpikan bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Selain itu, jika ada kesempatan Uniek ingin memiliki restoran sendiri.

*Ditulis oleh Novita Ibnati Awalia, reporter magang KUASAKATACOM.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI