Mahasiswi UPGRIS Ini Pilih Ungkapkan Unek-Unek di Buku Harian

Menulis diari sangat membantu meluapkan perasaan yang tak bisa dia ungkapkan ke teman-temannya.

Sabtu, 16 April 2022 | 19:55 WIB - Sosok
Penulis: Holy . Editor: Wis

DI ZAMAN sekarang ini jarang ada seseorang yang mengungkapkan sesuatu dalam hatinya melalui buku harian pribadi (diari).

Banyak orang memilih mengungkapkannya kepada teman-temannya.

BERITA TERKAIT:
Jelang Tahun Politik, UPGRIS Tandatangani Nota Kesepahaman dengan KPU Kota Semarang
Mahasiswi UPGRIS Ini Pilih Ungkapkan Unek-Unek di Buku Harian
Awal Ramadan 2022, UPGRIS Gelar Khotmil Quran
UPGRIS Buka Layanan "Kantin Buku", Ini Kegunaannya 
Hendi Sebut Sarana dan Prasarana Kampus UPGRIS Terus Berkembang, Ini Penjelasannya

Namun, seorang mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dwi Jeliati (21) lebih memilih mengungkapkan unek– unek ke buku diari. Ada alasan tertentu ia lebih nyaman mengungkapkannya melalui diari daripada diceritakan ke teman temannya

“Aku kadang sering merasa kesulitan dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum,” kata Wanita berparas manis, kelahiran 15 November 2000 itu.

Selain itu, ia juga merasa takut jika pendapatnya dianggap tidak pas atau bahkan alay ketika disampaikan ke temannya. 

 

“Kalau pas lagi nggak punya teman ngobrol, saya pun menulis diari, buku harian. Di situ saya bisa mengungkapkan perasaan saya, dan bisa nulis hal-hal menyenangkan dan menyedihkan sekaligus,” ungkap putri pasangan Sartono dan Nyamiatun ini. 

Baginya, menulis diari sangat membantu meluapkan perasaan yang tak bisa dia ungkapkan ke teman-temannya. “Sejak SMA saya menulis catatan harian, tetapi sempat agak terhenti. Barulah mulai kuliah saya rutin menulis lagi,” jelasnya.

Menurut Dwi, menulis diari membuatnya lega dan plong. Menurut Dwi, pengalamannya menulis diari ini membuat ia bisa menengok lagi pengalaman selama empat tahun kuliah. Kini, diarinya sudah sampai dua jilid. 

“Hal-hal sedih dan menyenangkan biasa saya tulis di diari. Saya jadi ingat misalnya, pas ulang tahun saya, kedua orangtua saya kasih saya kejutan buat ajak saya makan-makan,” kenang Dwi. 

Selain itu, kisah-kisah menyedihkan juga tak lupa ia tulis. Baginya, diari adalah teman mencurahkan perasaan yang bisa diandalkan.


tags: #upgris #universitas pgri semarang

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI