Foto istimewa

Foto istimewa

Disebut Bawa Keberuntungan, Ini Makna di Balik 5 Sajian Khas Imlek

Pangsit umumnya terdiri dari daging cincang dan sayuran cincang halus yang kemudian dibungkus dengan adonan kulit tipis.

Sabtu, 13 Februari 2021 | 21:13 WIB - Ujirasa
Penulis: - . Editor: Wis

Tahun Baru Cina alias Imlek menjadi hari di mana semua keluarga besar berkumpul di rumah, terkhusus masyarakat keturunan Tionghoa. Tidak hanya tradisi unik yang disiapkan, berbagai sajian khas Imlek pun tersedia untuk merayakan hari istimewa ini.

Setiap tahunnya, terdapat sejumlah sajian yang selalu ada karena dipercaya membawa keberuntungan. Beberapa makanan tersebut ternyata memiliki makna tertentu yang telah dipercaya turun-temurun.

Buat kamu yang ingin tahu makna di balik sajian khas Imlek, tim KUASAKATA sudah merangkumkannya dari berbagai sumber, simak penjelasan berikut!

BERITA TERKAIT:
Imlek 2021, Ormas Tionghoa Bantu 1Juta ton Beras 
Presiden Jokowi: Tahun Kerbau, Mestinya Tahun Penuh Kekuatan
Jokowi: Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Dilakukan Bersamaan
Disebut Bawa Keberuntungan, Ini Makna di Balik 5 Sajian Khas Imlek
Uniknya Tradisi Imlek di Berbagai Negara, Nomor 6 Luar Biasa Megah!
Libur Panjang Imlek, Stasiun di Semarang Sepi Calon Penumpang
Ramalan Shio 2021, Ini Shio yang Paling Hoki di Tahun Kerbau Logam

Ikan
Dalam bahasa Cina, ikan dibaca sebagai (? Yú / yoo /) dan terdengar seperti 'surplus'. Ikan merupakan hidangan yang dimakan saat malam Tahun Baru Imlek. Orang Tionghoa suka memiliki surplus di akhir tahun. Bagi mereka jika berhasil menabung sesuatu di akhir tahun, maka mereka bisa menghasilkan lebih banyak di tahun depan.

Bagaimana cara kita memakan ikan pun juga menjadi sangat penting. Biasanya ikan akan disajikan dengan kepala dan ekor yang utuh, sedangkan yang dimakan hanya bagian tengahnya. Memiliki arti disiplin dalam menyelesaikan semua yang dimulai. Untuk keberuntungan tambahan, ikan harus menghadap tamu atau tetua sebagai tanda penghormatan.

Di Indonesia sendiri, sajian ikan yang dipilih saat perayaan Imlek adalah bandeng. Ikan bandeng diyakini dapat memberikan rezeki dan keberuntungan. Cara memasak ikan pun bisa dimasak dengan berbagai cara seperti dikukus, direbus, atau digoreng.

kue keranjang
Dalam bahasa Cina kue keranjang disebut (?? Niáng?o / nyen-gaoww /). Bila diterjemahkan secara harfiah menjadi "Kue Tahun Baru". Dalam permainan kata homofonik, kata kue terdengar seperti kata "tinggi" atau "tumbuh".

Memakan kue keranjang pada saat perayaan Tahun Baru Imlek melambangkan pertumbuhan, baik dalam karier, kesehatan, pendapatan, dan sebagainya. Awalnya hidangan ini hanya disediakan untuk para dewa dan leluhur, tetapi secara bertahap menjadi sajian khas Imlek.

 

Secara tradisional, makanan penutup ini terasa manis, tetapi bisa juga jika ingin dibuat secara gurih. kue keranjang disajikan dengan disusun bertumpuk, dengan harapan agar mendapat kemakmuran. Selain itu sebagai bentuk harapan keluarga agar dapat terus bersatu.

Mie
Mie umur panjang (?? ? Chángshòu Miàn / chung-show myen /), melambangkan keinginan untuk berumur panjang. Mie menjadi makanan keberuntungan yang dimakan pada saat perayaan Tahun Baru di Cina Utara.

Menjadi kebiasaan untuk menyeruput mie tanpa memotongnya agar helaiannya tidak putus. Panjangnya mie ini juga yang merupakan simbol dari kehidupan pemakannya. Mie yang digunakan biasanya lebih panjang dari mie normal, disajikan dengan digoreng atau direbus dalam kaldu.

Buah
Buah-buahan tertentu dimakan selama periode Tahun Baru Imlek, seperti jeruk. jeruk sangat populer karena warna emasnya diyakini menarik kekayaan. Sedangkan dalam bahasa Cina jeruk disebut ? (chéng) atau homofonik untuk "sukses". Selain itu terdapat kata lain untuk jeruk ?? (júzi), yang terdengar mirip dengan kata keberuntungan.

Memakan atau memajang jeruk dipercaya membawa keberuntungan dan rejeki. Semakin banyak makan, semakin banyak kekayaan yang didapat. Juga terdapat budaya untuk membagikan makanan ke sanak keluarga, dengan maksud agar rezekinya terus bertambah. Salah satu makanan yang dibagikan adalah jeruk.

pangsit
Dengan sejarah lebih dari 1.800 tahun, pangsit (?? Ji?ozi / jyaoww-dzrr /) menjadi makanan keberuntungan klasik saat Imlek. pangsit mewakili kekayaan karena bentuknya yang mirip dengan batangan emas Tiongkok, yaitu bongkahan emas berbentuk oval. Dipercaya bahwa semakin banyak pangsit yang dimakan, semakin banyak pula uang yang dihasilkan di Tahun Baru.

pangsit umumnya terdiri dari daging cincang dan sayuran cincang halus yang kemudian dibungkus dengan adonan kulit tipis. pangsit bisa dimasak dengan berbagai cara, seperti direbus, kukus, goreng, ataupun dipanggang.

Ditulis oleh Sonia Bella, mahasiswa magang Unika Soegijapranata Semarang.


tags: #imlek #tahun baru #kue keranjang #jeruk #pangsit

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI