RESTO TA WAN CIPUTRA SEMARANG | FOTO: LBL

RESTO TA WAN CIPUTRA SEMARANG | FOTO: LBL

Resto Ta Wan,  Berdosa Jika Tak Memesan Buburnya

Rasa di sini memang juara!

Minggu, 16 Mei 2021 | 20:15 WIB - Ujirasa
Penulis: Penaka Kemalatedja . Editor: Kuaka

TAK SULIT  memang mencari makanan enak jika berada di mal. Apalagi di mal Ciputra Semarang, terutama di masa libur Lebaran ini. Di lantai dua, aroma aneka makanan sudah menguar sejak kita menapakinya. Bukan saja dari resto yang memang berjejeran, melainkan juga ''warung dadakan'' yang tampaknya muncul menyambut Lebaran.

Jadi, tak heran jika kami dengan ringan mengambil bakso, sate, dan gurita panggang. Selebihnya memandang aneka dimsum dan es, sampai jajanan pasar dari aneka gorengan dan cenil, sampai tiwul juga gatot.

Pokoknya komplet.

BERITA TERKAIT:
Resto Ta Wan,  Berdosa Jika Tak Memesan Buburnya
UIN Walisongo Semarang Bagikan Daging Qurban Pakai Besek dan Daun Jati
Pertama Kalinya, Baznas Jateng Akan Salurkan Ribuan Daging Qurban dalam Bentuk Kornet
10 Ekor Sapi di Banyumas Idap Cacing Hati, Organ Hati Dibuang
PDIP Purbalingga Sembelih Empat Sapi dan Tiga Kambing Kurban
Mudah Panik dan Galak, Sapi Qurban di Solo Terjun Ke Kali Jenes
Jadi Jagal Sapi Milik Kapolda Jateng, Ini Kisah Khozin

Kenyang? Tentu tidak.

Maka kami mengedarkan mata, dan... tralala... melihat resto Ta Wan. Bayangan bubur pun menggoda. Menujulah kami ke sana.

Tentu tak perlu menuliskan panjang soal kelezatan olahan di Ta Wan. Semua juga sudah tahu. Dan apalagi, tentu memesan bubur semacam ritual di resto ini.  Porsi besar untuk berbagi. Selebihnya, ayam jamur, sapi szechuan dan lada hitam, udang tepung, dan minuman juga tersaji di meja.

 

'Buburnya enak sekali,'' Langit memuji. Dia kali pertama ke resto ini. Dan anak kecil tentu tak berbohong soal rasa. Meski tentu, nilai enaknya dia dan orang dewasa pasti berbeda.

Langit menghabiskan nyaris dua mangkuk kecil bubur bertopping udang, sebelum melahapi udang tepung.

''Minggu depan kita ke sini lagi ya? Tapi pesen bubur saja,'' katanya, yang membuat kami tertawa.

Tentu, selain bubur, sapi lada hitam di sini juga memesona. Sausnya yang hitam pekat, dengan daging yang empuk, membuat lidah menyesap rasa gurih yang tak habis-habis. Juicy banget.

Harus diakui, cita rasa di resto ini terjaga, sejak kali pertama kami mencoba. Dengan harga yang terhitung murah, resto ini memang jadi piihan yang enteng bagi keluarga yang ingin menikmati makan dengan rasa yang tak membuat kecewa. Apalagi suasana yang cukup tenang dan bersih, membuat siapa pun betah menikmati makanan di dalamnya.

Seperti kata Langit, jika bingung ingin makan di mana, kami pasti dengan enteng mengarahkan kaki ke sini. Coba saja.


tags: #sapi #uji rasa #bubur samin #ta wan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI