SUASANA RESTO | FOTO ELANG BL

SUASANA RESTO | FOTO ELANG BL

Layang-Layang Resto, yang Jomblo Dilarang Datang!

Semarang jadi indah dan menentramkan.

Selasa, 18 Mei 2021 | 22:22 WIB - Ujirasa
Penulis: Penaka Kemalatedja . Editor: Kuaka

SEMARANG makin banjir kafe bagus. Layang-layang salah satunya. Kafe di Bukit Sari ini berada di ketinggian, dan dengan demikian menawarkan view Semarang bawah sebagai ‘’daya jual’’. Jika sore, mata akan dinanapi pemandangan kota yang tampak riuh, tapi tak gerah karena pengunjung akan dibuai angin. Suasana santai pun tercipta.

Jika malam, kota yang penuh lampu akan memenuhi mata kita, kemanapun pandang diarahkan. Angin pun makin kencang, kesyahduan pun tercipta. Apalagi, di Layang-layang ini, lampu yang temaran dengan pendaran aneka warna menambah romantik suasana. Jika berpasangan ke sini, pasti akan sulit beranjak pergi. Jika bersama rekan, maka akan penuh dengan hahahihi dan aneka selfie.

Kafe ini juga taat prokes. Di meja terpajang handsanitizer. Semua pelayan bermasker dan bersarung tangan. Tiap berganti pengunjung, meja dan sofa juga disemprot disinfektan. Jadi kenyamanan terasa banget dihadirkan.

BERITA TERKAIT:
Layang-Layang Resto, yang Jomblo Dilarang Datang!
Video: Tolak Jalan Perumahan Digunakan Akses Alat Berat, Warga Tutup Portal Masuk
Video: Usai Banjir, Tim Gabungan Bantu Warga Bersihkan Rumah
Video: 33 Rumah di Meteseh Terendam Air Akibat Banjir
Video: Dwi Setianto, Mencintai Teknologi Sejak Dini
Video: Gegara Hujan, Puluhan Rumah di Dinar Indah Semarang Terendam Banjir
Video: Bakso Mercon, Rasanya Meledak di Lidah

Bagaimana makanannya? Enak semua deh. Sesuai dengan harganya yang memang untuk sasaran menengah atas.

 

Kentang goreng balado, sambalnya mantaf surantaf.Tidak terlalu pedas, dan ada rasa asin-manis yang terasa di ujung lidah, membuat kunyahan susah berhenti. Kentang yang dihadirkan pun baby potatoes, lembut dan renyah, sakulit-kulitnya, hahaha...

Ikan kare kecombrang, ini juara! Maafkan ya, jika sudah memakai kecombrang, maka akan selalu terasa juara. Selalu menggugah selera. Ini membuat rencana diet jadi berantakan total deh. Nasi pun terpaksa tambah, karena kuah kare kecomrang masih sisa, dan eman-eman jika tidak dimanfaatkan, hahaha...

Kami juga mencoba ayam pedas szechuan dan cumi bakar Jimbaran, dan benerlah, lidah seperti dipermainkan oleh rasa yang tak pernah ingin berakhir. Seperti mantan yang tidak mau pergi. Lho? Hahaha....

Pokoknya, untuk Semarang Atas, Layang-layang bisa menjadi pilihan kongkow yang asik dan berkelas. Apalagi, ada live music, yang makin menambah romantik suasana. Jika pun ada kelemahan resto ini, adalah lokasinya di lantai 3, yang harus dilalui lift ‘’kecil’’ dengan kemampuan hanya 400 kg. Lift yang sepertinya untuk barang ini, geraknya amat lambat, dan seperti ‘’mengi’’ kelelahan. Deg-degan juga, hahaha... Apalagi, saat di dalam lift, bersama seseorang yang terus berdoa dan pucat, karena cemas. Horor pokoknya. Maka, ketika pulang, meniti tangga pun jadi pilihan, biar ga cemas lagi, haha... Masa ke resto seperti jadi uji nyali.

Jadi, silakan mencoba resto ini, dan jangan sendiri. Karena di Layang-layang, jika sendiri, maka hidup akan terasa kian sepi dan menyiksa, seenak apapun menu yang disantap. Yakin deh!


tags: #seputar semarang #makanan #restoran #uji rasa #layang-layang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI