Obat Panasnya Pantura, Ya Menyantap Sayur Asem Mas Imron Tegal

Perpaduan sempurna ikan pihi, sayur asam dan nasi hangat.

Senin, 27 September 2021 | 10:50 WIB - Ujirasa
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

SEMENJAK dulu sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa, menjadi jalur utama hilir mudik manusia dan barang dari daerah menuju Ibu Kota Jakarta ataupun sebaliknya. Hal itu telah terjadi ratusan tahun silam dari zaman VOC, hingga akhirnya Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels membangun jalan poros yang membentang dari Anyer hingga Penarukan.

Karena memiliki peran penting itu, sehingga sejak dulu pula sepanjang jalan Daendels tersebut, banyak ditemui warung makan yang berfungsi sebagai tempat transit untuk menghilangkan rasa penat sepanjang perjalanan sekaligus mengisi "amunisi" untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.

Banyak area warung makan sepanjang Jalan Daendels atau Pantura yang dikenal masyarakat seperti di Gringsing yang berada di Kabupaten Batang ataupun di wilayah Pemalang hingga Brebes, Jawa Tengah. Karena cuaca di sepanjang Pantura panas, serta sering kali macet maka pilihan warung makan yang pas adalah warung yang menyajikan masakan yang segar dan berkuah bening.

BERITA TERKAIT:
Obat Panasnya Pantura, Ya Menyantap Sayur Asem Mas Imron Tegal
Kurangi Mobilisasi ke Wilayah Jateng, Petugas Gabungan Gelar Pemeriksaan Kelengkapan Kendaraan
Semarang-Pati Lengang, Ganjar Minta Petugas Waspadai Sore dan Malam Hari
Polres Brebes Mulai Berlakukan Pengetatan Arus Mudik Lebaran
Ganjar Usulkan Dana Rp 3 Triliun ke Pemerintah Pusat untuk Penanganan Banjir di Pantura
Di Pantura Rembang Ada Rumah Kurcaci, Ini Fungsinya
Kecelakaan Beruntun, Enam Mobil Tabrakan di Jalur Pantura

Nah bila anda sedang perjalanan melewati Kota Tegal, paling tepat mampir di Warung Makan Sahabat (Mas Imron) yang berada di Jl. Martoloyo No.52, Ketiwon, Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Warung ini memiliki area parkir cukup luas dan berada tepat dipinggir jalan Pantura, sehingga sangat mudah dicari. 

Menu khas di warung makan ini adalah sayur asem dan sayur lodehnya. Benar-benar pas kan, setelah menikmati padatnya Pantura serta panasnya kemudian penambah imunnya menyantap sayur asem Mas Imron. 

Sambil menunggu pesanan datang, pelayan warung menyajikan mirong atau biasa dikenal gimbal udang. Tanpa dikomando tangan ini pun langsung menyerbu mirong itu, udangnya yang besar besar membuat gorengan itu langsung tandas. 

 

Kalau di beberapa warung makan lainnya penyajian hidangan dengan cara nasi langsung dicampur dengan sayur, namun itu tidak berlaku di warung ini. Jadi nasi akan ditaruh pada piring tersendiri, kemudian sayur asem atau lodeh ditempatkan pada mangkok tersendiri. Dengan begitu kita akan menikmati sensasi makan yang luar biasa, tapi tunggu dulu. Makan disini tanpa lauk pasti akan tetap kurang terasa.

Paling pas, tentunya dengan lauk ikan laut ataupun ayam goreng bila anda tidak penyuka lauk ikan laut. Plus, ini yang paling ditunggu sambal yang boleh ditambahi pete untuk semakin membuat santapan anda jadi makin riang dan berwarna.

Sambal di WM Sahabat ini, cukup pedas sehingga klop dipadu padan dengan ikan laut ataupun ayam goreng. Kali ini saya mencoba memesan lauk Ikan Pihi, ikan dengan banyak daging dan jarang ditemui durinya. Ikan Pihi ini digoreng kering sehingga kriuk dan sangat nikmat saat dicocol sambal.

Perpaduan sempurna ikan pihi, sayur asam dan nasi hangat. Sangat mengundang selera dan tidak sabar untuk terus menyantap hingga tak tersisa. Sebagai lalapan sambal di hidangan ikan pihi ini adanya kecambah mentah, makin brutal menyantap hidangan ini.

Satu porsi ikan pihi yang disajikan ukurannya cukup besar, sehingga ketika nasi sudah tandas dan menyisakan ikan serta sayurnya maka ritual mengunyah terus berlanjut sampai benar benar tinggal menyisakan piring, mangkok serta sendok garpu. Bukan rakus, namun memang sajian hidangan di WM Sahabat ini sungguh sungguh nikmat. Selain nikmat dan tentu membuat kenyang, harga makanan di warung makan ini juga ramah dikantong. 

Bila anda sedang melewati Tegal, mampirlah ke warung makan tersebut untuk buktikan kenikmatan dan kelezatannya. Banyak pejabat di Jawa Tengah termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta pejabat teras Polda Jateng menjadi pelanggan warung makan ini. 
 


 


tags: #pantura #tegal #sayur asem

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI