Nongkrong di Pendopo Lawas Jogja, Ada Angkringan Tradisional dengan Live Music Modern

Meski sangat ramai pengunjung, namun tak perlu khawatir tidak mendapat meja.

Jumat, 09 Februari 2024 | 15:47 WIB - Ujirasa
Penulis: - . Editor: Hani

Suasana malam di Jogja memang beda. Makin malam suasana jadi makin hidup. Banyak pilihan untuk nongkrong dan menikmati kuliner. 

Satu tempat yang patut jadi pilihan misalnya adalah angkringan Jogja Pendopo Lawas. Lokasinya di alun-alun lor atau utara Jogja

BERITA TERKAIT:
Nongkrong di Pendopo Lawas Jogja, Ada Angkringan Tradisional dengan Live Music Modern
Polresta Cilacap Dirikan Angkringan untuk Pemudik, Makanan dan Minuman Gratis
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolresta Cilacap Nongkrong bareng Anak Muda di Angkringan
Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pedagang Angkringan di Jogja Dilema
Wisata Kuliner Angkringan Mas Ali, Peluang Usaha di Tengah Pandemi

Dengan konsep ruangan terbuka atau outdoor, membuat Pendopo Lawas cocok dijadikan tempat nongkrong dengan teman di malam hari. Meski sangat ramai pengunjung, namun tak perlu khawatir tidak mendapat meja. Karena, Pendopo Lawas menyediakan banyak meja dan kursi. 

Namun, jika saat datang meja sudah penuh, kamu bisa meminta tikar sebagai alas untuk duduk lesehan kepada karyawannya. Makanan yang ditawarkan Pendopo Lawas pun sangat bervariasi. 

Ada pilihan nasi dengan berbagai macam lauk, seperti oseng, sate-satean, gorengan, bakaran, jajanan pasar, dan lainnya.

Untuk minumannya, Pendopo Lawas menyediakan berbagai macam olahan, mulai dari teh, kopi, susu, hingga wedangan.

Cara memesan makanan di sini pun cukup unik. Saat pengunjung baru datang, mereka harus segera antri barisan untuk memilih makanan dan minumannya.

Pengunjung bisa memilih jenis nasi, ada nasi biasa dan nasi bakar. Lalu, bergeser untuk memilih lauk yang di display di atas gerobak-gerobak yang membuat kesan tradisionalnya makin kuat.

 

Saat memilih makanan ini, pengunjung juga sekaligus antri untuk memesan minuman.

Setelah memesan, makanan dan minuman yang dipilih akan dihitung harganya di kasir.

Harganya pun sangat manusiawi, contohnya sate-satean yang dibanderol dari Rp4.000 hingga Rp10.000.

Setelah memesan makanan dan minuman, kamu bisa menuju meja untuk makan sambil menikmati penampilan live music. 

Jika beruntung, kamu bisa bertemu Trisuaka juga lho.

Salah satu pengunjung, Nanik (22) asal Rembang, ia berkunjung ke Pendopo Lawas untuk pertama kalinya. Ia merasa jika Pendopo Lawas sangat cocok dijadikan tempat untuk nongkrong malam hari di Jogja.

"Sebenernya cuma pengen lihat live music aja, lalu sembari lihat live music juga bisa makan, dan makanannya tu kayak angkringan gitu. Jadi lebih hemat, harganya juga lebih manusiawi kalo ada live musicnya dan kayak tradisional begitu desainnya, jadi berasa Jogja banget...Sebenernya (makanan) kayak di angkringan kayak biasanya, cuma kan disini kayak lebih khas karena bentuk konsepnya kayak pendopo gitu" ucap Nanik

Yang pasti, bagi kalian yang liburan di Jogja, Pendopo Lawas sangat direkomendasikan dalam daftar tempat kunjungan.

*Ditulis wartawan magang Ika Melinda Ningtyas

***

tags: #angkringan #jogja #nongkrong #live music #pendopo lawas

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI