Central Java Fish Market ke-4 Dorong Konsumsi Ikan Sebagai Sumber Protein Sehat dan Pengendali Inflasi

Selain meningkatkan konsumsi, pemerintah juga ingin memberdayakan nelayan melalui peningkatan daya serap ikan di pasar lokal 

Selasa, 11 November 2025 | 19:14 WIB - Berita
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Kuaka

Ratusan anak SD se-kota Semarang mengikuti Central Java Fish Market ke-4 dengan tajuk "pangan akuatik sebagai alternatif sumber pangan Jawa Tengah", di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada selasa 11 november 2025 

Kegiatan kolaboratif pemerintah provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia (BI) ini bertujuan untuk mengajak anak agar gemar makan ikan 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menegaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam sektor perikanan  

Menurutnya, sejumlah hasil tangkapan ikan dari wilayah Indonesia timur banyak didistribusikan dan disimpan di Jawa Tengah karena fasilitas penyimpanan (cold storage) yang memadai  

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah membiasakan masyarakat untuk lebih sering mengonsumsi ikan dibandingkan daging ayam atau sapi 

Sumanto menilai ikan memiliki kandungan gizi lebih unggul dan sehat, karena kaya omega-3, rendah kolesterol/ dan baik untuk mendukung kecerdasan anak  

Ia berharap kebiasaan makan ikan bisa dibangun dari keluarga, serta mendorong agar ikan masuk ke dalam menu program makan bergizi gratis (MBG)

 

Ia juga menyebut, jika protein yang dikonsumsi anak berkualitas dan bersumber dari ikan, manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga meningkatkan kemampuan bberpiki 

Selain meningkatkan konsumsi, pemerintah juga ingin memberdayakan nelayan melalui peningkatan daya serap ikan di pasar lokal 

Sumanto juga mengatakan pemanfaatan ikan sebagai sumber protein dapat mengurangi ketergantungan pada daging berprotein tinggi yang kerap masih harus dipenuhi melalui impor, dengan begitu, program pangan berbasis ikan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi pesisir dan menekan biaya impor hewani 

Dalam kesempatan yang sama, kepala perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra menyampaikan bahwa diversifikasi pangan berbasis ikan juga berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan  

Menurutnya, ikan bisa menjadi alternatif ketika harga komoditas seperti ayam dan telur menjadi pemicu inflasi, karena itu, BI berkolaborasi dengan dinas kelautan dan perikanan dalam penyelenggaraan Central Java Fish Market hingga empat kali dalam setahun 

Selain fokus pada ikan, BI juga memberikan dukungan kepada sektor garam rakyat melalui bantuan sarana produksi untuk empat kelompok petani garam di demak, jepara, pati, dan rembang 

Bantuan geomembran diberikan agar kualitas dan produktivitas garam meningkat, sekaligus memperkuat industri makanan-minuman lokal yang selama ini masih bergantung pada bahan baku impor, termasuk garam dan terigu 

Rangkaian kegiatan fish market juga diisi dengan edukasi, lomba memasak olahan ikan, serta sosialisasi konsumsi pangan alternatif seperti sorgum dan tepung lokal  

Upaya ini diharapkan dapat membangun preferensi masyarakat, terutama anak-anak, untuk menjadikan ikan sebagai lauk utama di meja makan, pihaknya ingin masyarakat tidak hanya mengenal iwak pitik atau iwak sapi, tetapi juga bangga menikmati iwak ikan 

***

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI