Satpol PP Selesaikan Sengketa Tanah Karangjangkang Semarang Melalui Tali Asih

Dengan adanya kesepakatan pembongkaran mandiri ini Fajar berharap tidak ada masalah dan berjalan lancar

Selasa, 21 September 2021 | 17:38 WIB - Berita
Penulis: Firin . Editor: -

Para warga di kampung Karangjangkang Blok atas Ngemplak Somongan Kota Semarang sepakat membongkar sendiri rumahnya, hal ini terjadi setelah adanya tali asih yang diberikan pemilik lahan Putut Sutopo melalui kuasa hukumnya Rizal Thamrin

Kesepakatan ini terjadi setelah langkah dari Satpol PP Kota Semarang yang mengelar mediasi antara pihak pemilik tanah dengan warga setempat pada senin siang di kantor Satpol PP Semarang

Satpol PP memilih mediasi sebagai langkah humanis dan menghinari bentrokan

BERITA TERKAIT:
Kos-kosan di Gayamsari di Razia Satpol PP kota Semarang
Razia Rumah Kos, Satpol PP Temukan Empat Pasang Muda Mudi Berduaan di Kamar
Satpol PP Segel Tower Seluler Protelindo di Kebonharjo Semarang
Satpol PP Kota Semarang Robohkan Rumah yang Berdiri Tanpa Ijin
Satpol PP Robohkan 34 Rumah Tanpa Ijin di Ngemplak Simongan Semarang
Adu Mulut Warnai Penertiban Pedagang Barang Bekas di Kota Lama Semarang
Adu Mulut Warnai Penertiban Pedagang Barang Bekas di Kota Lama Semarang

Mediasi dilakukan antara kuasa hukum Putut Sutopo, Rizal Thamrin dengan perwakilah warga Karangjangkang blok atas Triyono, dalam mediasi tersebut Rizal secara simbolis memberikan tali asih untuk warga melalui Triyono, masing-masing rumah mendapatkan 40 juga rupiah

 

Perwakilan warga Triyono mengatakan beberapa hari sebelumnya para warga telah sepakat agar tak ada keributan terkait pembongkaran 34 rumah, warga pun sepakat membongkar sendiri bangunannya dengan tujuan barang-barang lain masih bisa digunakan saat pindahan rumah

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan melalui mediasi pemberian tali asih ini pihaknya ingin membuktikan bahwa Satpol PP bisa bersinergi secara baik dengan warga dan bisa menghindari potensi bentrokan terkait penertiban rumah ilegal, Fajar memberikan waktu tiga minggu bagi warga untuk pembongkaran rumah, jika melebihi waktu pihak satpol yang akan merobohkan

Dengan adanya kesepakatan pembongkaran mandiri ini Fajar berharap tidak ada masalah dan berjalan lancar


tags: #satpol pp kota semarang #karangjangkang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI