Jelang Imlek, Penjualan Barongsai di Semarang Sepi Pembeli

Memanfaatkan kertas karton, bambu, kertas stopmap bekas dan lem, Andi sudah menggeluti usaha sebagai pengrajin barongsai selama 15 tahun

Rabu, 19 Januari 2022 | 22:28 WIB - Berita
Penulis: Anggria Vashaffa . Editor: -

Jelang perayaan tahun baru Imlek, beragam ikonik khas perayaan Imlek mulai diburu, salah satunya kepala barongsai anak-anak, namun masih di situasi pandemi covid-19 membuat penjualan barongsai sepi pembeli

Menjelang perayaan tahun baru Imlek yang jatuh pada 1 Februari mendatang, membuat sejumlah penjual pernak pernik dan ikonik khas Imlek bermunculan, salah satunya penjualan barongsai anak anak di Kawasan Pecinan Kota Semarang

BERITA TERKAIT:
Mengenal Cap Go Meh, Salah Satu Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek
2895 Wisatawan Kunjungi Lawang Sewu saat Libur Imlek 2022
Warna dan Angka Hoki di Tahun Macan Air
Mengenal Shio Macan Air dan Empat Elemen Lainnya
Dua Shio Paling Beruntung di Tahun Macan Air

Tangan terampil Andi Purnomo, seorang warga Kranggan Kota Semarang sibuk berkarya membuat barongsai berdiameter 30 cm untuk diperjualbelikan

 

Memanfaatkan kertas karton, bambu, kertas stopmap bekas dan lem, Andi sudah menggeluti usaha sebagai pengrajin barongsai selama 15 tahun

Diakuinya perayaan Imlek saat ini masih di masa pandemi membuat penjualan barongsai miliknya sepi pembeli

Setiap harinya Andi dapat membuat 5 hingga 6 barongsai siap dijual, untuk harga barongsai miliknya dijual dengan harga 60 ribu hingga 150 ribu tergantung desain kain badan barongsai


tags: #imlek #kota semarang

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI