Pemkot Semarang Terus Berusaha Targetkan Zero Stunting

Mbak Ita menjelaskan, angka stunting di Kota Semarang saat ini tinggal 825 kasus. Ia berharap inovasi-inovasi berkelanjutan dari berbagai pihak, khususnya dinas kesehatan untuk terus berupaya menekan angka stunting. 

Jumat, 14 Juni 2024 | 16:36 WIB - Berita
Penulis: Holy . Editor: Kuaka

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berusaha merealisasikan target ibukota Jawa Tengah zero kasus stunting atau anak gagal tumbuh. 

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekankan pentingnya penanganan-penanganan dan pencegahan stunting masif dilakukan. Dirinya mengakui kolaborasi dan sinergi memang sangat diperlukan untuk mewujudkan Kota Semarang ini lepas dari permasalahan stunting. 

Mbak Ita pun meminta identifikasi atau pemeriksaan secara berkala bagi calon ibu, ibu hamil, dan balita rutin dilakukan. pencegahan ini harus terus digencarkan secara konsisten.  

 

Mbak Ita menjelaskan, angka stunting di Kota Semarang saat ini tinggal 825 kasus. Ia berharap inovasi-inovasi berkelanjutan dari berbagai pihak, khususnya dinas kesehatan untuk terus berupaya menekan angka stunting. 

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menerangkan, kegiatan penanganan stunting terus dilakukan dan terus ada evaluasi agar angka stunting di Kota Semarang turun. 

Saat ini inovasi yang digencarkan adalah layanan pendamping tubuh kembang dengan aplikasi sayang anak iot antropometri guna mewujudkan Semarang zero stunting (Lionel Messi). 

***

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI