Gandeng Pelaku Film di Indonesia, KPK Pusat Kampanyekan Antikorupsi

Sebelum di Kota Semarang festival film ini sudah dilaksanakan di sejumlah kota besar lainnya di Indonesia diantaranya Banda Aceh, Medan dan Malang

Sabtu, 15 Juni 2024 | 18:25 WIB - Berita
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Kuaka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkampanyekan antikorupsi melalui Anti-Coruption Film Festival (ACFF) Roadshow movie di Kota Semarang Jawa Tengah

Sejumlah film pendek pada festival tersebut diputar di bioskop Cinepolis Java Supermall pada jumat 14 juni 2024 pukul 14.30 wib

Sebelum di Kota Semarang festival film ini sudah dilaksanakan di sejumlah kota besar lainnya di Indonesia diantaranya Banda Aceh, Medan dan Malang

Untuk roadshow di kota lainnya akan dilakukan di 6 kota diantaranya Singkawang, Balikpapan, Sumba, Palu, Makassar dan Kupang

Kepala Satgas Kampanye Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Dotty Rahmatiasih mengatakan festival film ini merupakan sebuah wadah untuk generasi muda yang ingin menyalurkan kegelisahannya melalui film

Tak hanya produksi film saja melalui festival film ini diharapkan dapat menyampaikan pesan antikorupsi kepada masyarakat luas karena festival film ini dianggap lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan tersebut

 

Rahmatiasih menambahkan sejauh ini kampanye antikorupsi melalui film tidak hanya ditayangkan di platform online seperti youtube, namun pihaknya juga mengkampanyekan kegiatan ini di sejumlah daerah di Indonesia

Ia juga mengatakan bagi pemenang ide cerita pada acff akan mendapatkan biaya produksi film sebesar 50 juta rupiah

Sementara itu salah seorang Sutradara Film, Ismail Basbeth menyebutkan pasar dari film pendek lebih umum dibanding dengan film komersial/ karena tidak dijualbelikan seperti film yang lain

Ia menilai pembuatan film pendek lebih mudah daripada membuat film komersial, lantaran bisa menuangkan ide cerita apapun dan tidak melalui sensor dari lembaga film

Ismail menambahkan terkait RUU penyiaran baru, dunia film memiliki cakupan yang luas

Maka dari itu tantangan yang dihadapi oleh film maker yakni bagaimana mengaplikasikan aturan yang ada di penyiaran ke frekuensi yang bukan milik publik, sementara materi di dunia film terkoneksi dengan dunia internasional terlebih film yang ada di platform luar negeri seperti netflix diatur oleh UU ITE

Untuk diketahui ada 3 film pendek yang diputar dalam festival film yang dilaksanakan di Cinepolis Java Supermall Kota Semarang diantaranya berjudul Terciduk, Kronik Puriwicara dan Pelat Merah

***

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI