Pemkab Cilacap dan Polri Resmikan Yayasan Derap Bakti untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme 

Dalam kesempatan itu diselenggarakan pula seminar nasional dengan tema antisipasi penyebaran paham radikalisme dan terorisme. 

Jumat, 10 November 2023 | 08:17 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Cilacap- Sebagai Kabupaten terluas di Jawa Tengah yang memiliki beberapa obyek vital nasional di dalamnya, perlu diciptakan iklim daerah yang aman dan kondusif di Cilacap. radikalisme dan terorisme masih menjadi ancaman besar di Cilacap mengingat keberadaan Pulau Nukambangan yang menjadi tempat menampung narapidana terorisme.  

Berangkat dari kesadaran itu Pemkab Cilacap bekerjasama dengan Densus 88 Anti Teror Polri dan stakeholder meresmikan Yayasan Derap Bakti Cilacap, Kamis (9/11). Dalam kesempatan itu diselenggarakan pula seminar nasional dengan tema antisipasi penyebaran paham radikalisme dan terorisme

BERITA TERKAIT:
Kejari Cilacap Berkomitemen Wujudkan WBK dan WBBM
Lapas Pasir Putih Nusakambangan dan BNPT Terus Bekerjasama untuk Deradikalisasi dan Pembinaan Napiter
Longsor di Cilacap, Seorang Wanita Mau Ambil Barang di Rumanya namun Tewas Tertimbun 
Air Sungai Cijalu Cilacap Meluap, Permukiman Warga di Dua Kecamatan Sempat Terendam Banjir
Perkuat Reformasi Birokrasi, Stafsus Menkumham Krismono Beri Penguatan Jajaran Kemenkumham Jateng

Yayasan Derap Bakti Pertiwi sendiri beranggotakan penyitas atau pelaku tindak pidana terorisme yang sudah menyatakan ikrar NKRI. Saat ini yayasan tersebut beranggotakan 7 orang, yaitu 3 orang dari Cilacap, 2 orang dari Purwokerto dan 2 orang dari Purbalingga.

Adi Jihadi, selaku ketua yayasan menjelaskan bahwa pembentukan yayasan ini atas dasar kekhawatiran dan keresahan para anggota jika paham radikalisme dan terorisme tersebar di Kabupaten Cilacap. Yayasan Derap Bakti Pratiwi bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk melakukan pencegahan dan rehabilitasi paham radikal, intoleran dan terorisme yang tidak selaras dengan dasar negara Indonesia.

Adi Juhadi, Ketua Yayasan Derap Bakti Pertiwi
“Visi kami yaitu terwujudnya masyarakat yang inklusif, damai dan harmoni dalam bingkai negara Kesatuan Republik Indonesia”, ungkap Adi.

Ia juga menambahkan, dalam pelaksanaan dan program kerjanya, yayasan akan bermuara pada tegaknya sendi-sendi negara khususnya Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Undang-undang Dasar 1945.

Pj. Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar, mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap terbentuknya Yayasan Derap Bakti Pertiwi mampu berkontribusi meminimalisir dan mengantisipasi penyebaran paham radikalisme dan terorisme di eks. Wilayah Karisidenan Banyumas dan Jawa Tengah.

Pj. Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar “Pemerintah Kabupaten Cilacap telah bekerjasama dan mendukung penuh kegiatan deradikalisasi dalam hal penanganan kesehatan bagi napiter, eks. napiter beserta keluarganya”, jelas Pj. Bupati.

Selanjutnya, Seminar Nasional dengan tema Tahun Politik, “Tantangan dan Mitigasi radikalisme, Ekstrimisme, Intoleran dan terorisme di Indonesia berlangsung dengan narasumber mantan narapidana terorisme, Sofyan Tsauri, dan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan terorisme (BNPT) RI, Achmad Nurwahid, sekaligus me-launching Yayasan Derap Bakti Pertiwi.

***

tags: #cilacap #densus 88 antiteror polri #radikalisme #terorisme

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI