Tangkapan layar Azka di podcast Deddy Corbuzier

Tangkapan layar Azka di podcast Deddy Corbuzier

Membaca Kedewasaan Azka Corbuzier di Usia 15 Tahun

Memiliki Azka membuat Deddy siap meninggal kapan pun. Ya, apalagi hal berharga yang belum ia capai?

Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:21 WIB - Persuasi
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

Sebagai anak, kita memang selayaknya berbakti kepada orang tua. Tapi, apa sejatinya tolok ukur berbakti pada orang tua? Belum ada patokan yang jelas, tetapi saya rasa, segala hal yang baik dan membuat orang tua bahagia dan bangga. Lantas, bagaimana jika sang anak rela mati bersama orang tuanya? Meski tak ada orang tua yang ingin anaknya mati demi dirinya, dada Deddy Corbuzier pastilah sesak dengan kasih sayang. Hingga bila ia mati sekarang, tak masalah. Ia telah mendapat hal terbesar yakni kasih sayang anaknya.

Saat papanya kritis karena terpapar Covid-19, meski tak siap, Azka Corbuzier berpikir ke depan: bagaimana cara mengambil alih tanggung jawab papanya. Di podcast-nya, Deddy Corbuzier bercerita anaknya yang berusia 15 tahun itu bertanya apa yang harus ia lakukan jika sang papa meninggal dunia.

BERITA TERKAIT:
Nyinyir Soal Santri Tutup Telinga, Deddy Corbuzier Minta Maaf
Ari Lasso Curhat ke Deddy Corbuzier Sakit Kanker Limfoma Stadium 2
dr Tirta: Ketua KPI Harus Mundur
Lima Alasan Mengapa Deddy Corbuzier Papa yang Baik
Membaca Kedewasaan Azka Corbuzier di Usia 15 Tahun
Cinta Sejati Deddy Corbuzier dan Azka
dr Gunawan, Tidak Hanya Cerdas Namun Juga Dermawan dan Bertanggung Jawab Pada Pasiennya

"Kalau papa meninggal, Azka gimana cara ngurusin mereka (pekerja Deddy)? Gimana gajinya?" kata Deddy menarasikan pertanyaan Azka saat itu. 

Saat pria 44 tahun ini menjawab mereka bisa mencari kerja lain dan sebagainya, Azka menimpali: kasihan kalau cari kerja lagi. 

"Karena dia merasa bertanggung jawab kalau ada apa-apa," kata Deddy.

"Kalau papa nggak ada aku nggak tau harus ngapain," jawab Azka dengan tersenyum. Matanya sudah sembab sehabis menangis sesenggukan.

 

YouTuber nomor 1 di Indonesia ini pun mengaku telah mempersiapkan segalanya jika ia meninggal. Di rumah sakit ia telah menjelaskan Azka akan ikut siapa, ngapain aja, dan bagaimana cara mengurus semuanya. Namun nyatanya, Azka Corbuzier masih saja tak siap ditinggal Deddy.

Saking takutnya tak bisa menemani papanya, karena ia tahu beberapa hari lagi kemungkinan besar Deddy dirawat di rumah sakit, malam-malam Azka sengaja minum air di gelas Deddy, kemudian ikut tidur di sampingnya. Hal ini pun membuat Deddy marah, bagaimana bisa anaknya berusaha meng-Covid-kan diri sendiri?

"Kalau kamu sakit juga papa stres banget. Kalau ada apa-apa, papa lebih baik papa mati dibanding kamu. Papa sudah menyiapkan tabungan untuk kamu sekolah, saham. Kamu akan hidup pokoknya sampai kuliah, sampai ini sampai ini. Kamu udah papa kenalin ke temen-temen papa. If I die, kamu akan survive," ucap Deddy.

Saat menemani papanya di rumah sakit pun, meski mengaku bosan, ia lebih memilih menghibur orang tuanya dibandingkan pulang. Deddy cerita meski tak mau, ia dipaksa Azka untuk mengerjakan kuis setiap hari. Mulai dari kuis superhero, vampir, dan lain sebagainya. 

"Nggak mungkin papa mati. Kalau papa mati, yang lain udah mati semua," ucapnya untuk menyemangati Deddy. Barangkali itu pula yang ia berusaha tanamkan sekuat mungkin di pikirannya. Berharap apa yang ia yakini menjadi kenyataan.

Ada Azka Corbuzier di sampingnya membuat dirinya yang meski dalam keadaan kritis tapi senang. Pasalnya mereka bisa nonton bareng, ketawa ketiwi, belajar pisau lipat, dan menghabiskan seri Netflix.

"Nggak semua anak kaya kamu, papa bangga," ucap Deddy berkali-kali.


tags: #deddy corbuzier #azka #cinta sejati

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI