Polda Sulbar: Enam Orang Aniaya Demas Laira Hingga Meninggal

Para pelaku melakukan pembunuhan akibat sakit hati karena keluarga mereka dilecehkan oleh korban

Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:39 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Mamuju Tengah- Motif pembunuhan terhadap wartawan media online di Mamuju Tengah, Demas Laira akhirnya berhasil diungkap oleh Polda Sulawesi Barat (Sulbar). 

Para pelaku, disebut polisi tega menghabisi korban karena sakit hati setelah keluarganya dilecehkan.

Demas Laira, kata Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan diduga melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan berinisial K dalam perjalanan dari Kabupaten Pasangkayu ke Mamuju Tengah.

Perempuan berinisial K itu , lanjut Syamsu Ridwan, meminta tolong kepada keluarganya. Para pelaku pun kemudian mengejar korban dan akhirnya melakukan penganiayaan.

Akibat penganiayaan yang dilakukan para pelaku, Demas Laira meninggal dunia. "Semua pelaku masih satu keluarga. Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku melakukan pembunuhan akibat sakit hati karena keluarga mereka dilecehkan oleh korban," ucap Syamsu Ridwan di Mamuju, Rabu (21/10/2020) seperti dilansir Antara.

Meski begitu, Syamsu Ridwan mengatakan pihaknya saat ini masih mengembangkan penyelidikan kasus tersebut. "Saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku," lanjutnya.

Keenam pelaku tersebut ditangkap polisi di sejumlah tempat berbeda, yakni di Kabupaten Mamuju Tengah hingga Gorontalo. Saat ini lima orang telah diamankan di Polres Mamuju Tengah dan satu orang masih dalam perjalanan dari Gorontalo ke Mamuju Tengah.

Keenam pelaku itu ialah Syamsul (32), yang ditangkap di Mandar, Pohuwato, Gorontalo; Nawir (30) ditangkap di Karossa, Mamuju Tengah, Sulbar; Doni (20) ditangkap di Karossa, Mamuju Tengah, Sulbar; Haerudin (18) ditangkap di Karossa, Mamuju Tengah, Sulbar; Ilham (19) ditangkap di Karossa, Mamuju Tengah, Sulbar; serta Ali Baba (25) ditangkap di Pasangkayu, Sulbar.

"Pelaku berinisial AB inilah yang diduga sebagai eksekutor, sementara lainnya memiliki peran masing-masing dan itu yang terus didalami," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wartawan yang bekerja di beberapa media online bernama Demas Laira (28), ditemukan tewas bersimbah darah dengan 17 luka tikaman di tubuhnya. 

Demas Laira ditemukan tewas di jalan poros Mamuju-Palu, Sulawesi Tengah, tepatnya di wilayah Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah pada Kamis dini hari (20/8) sekitar pukul 02.00 Wita.

Polisi di lokasi kejadian,menemukan sejumlah barang milik korban, yakni sebuah sepeda motor, dompet serta tiga kartu pers atas nama Demas Laira. Namun, telepon genggam milik korban tidak ditemukan di lokasi ditemukannya jasad Demas Laira.

BERITA TERKAIT:
Polda Sulbar: Enam Orang Aniaya Demas Laira Hingga Meninggal


tags: #demas laira #polres mamuju

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI