Badai Pasir Melanda saat Kepulangan Jemaah Haji Indonesia

Penurunan jemaah haji dari bus menuju ke plaza terminal haji sempat tertahan.

Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:59 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Madinah - Proses kepulangan jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) Surabaya yang tergabung dalam SUB 32 sempat tersendat. Hal tersebut terjadi lantaran adanya badai pasir di Bandara Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, Minggu (7/8/2022). Beruntung, badai yang melanda sekira habis asar waktu setempat itu berlangsung hanya sebentar.

Dampai dari badai pasir tersebut, penurunan jemaah haji dari bus menuju ke plaza terminal haji sempat tertahan. Nampak, sebagian jemaah sudah diamankan ke plaza, sementara sebagian sempat tertahan di bus demi alasan keselamatan.

BERITA TERKAIT:
Jemaah Haji Lampung yang Wafat di Tanah Suci Sebanyak Enam Orang
PPIH Sebut Jumlah Haji Indonesia yang Wafat di Armuzna Turun
Menag Tanggapi Isu Dugaan Penyalahgunaan Alokasi Kuota Tambahan
Pj Gubernur Jateng Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter I Embarkasi Solo
Usai Prosesi Armuzna, Jemaah Haji asal Purbalingga Kembali ke Makkah

"Sebagian (jemaah SUB 32) sempat ada yang turun," ujar Rachma Sariyuana, salah seorang petugas layanan kepulangan yang berada di Bandara Madinah.

Berdasarkan keterangan petugas Perlindungan Jemaah (Linjam), Hanif Farizi, seluruh jemaah dari SUB 32 saat ini sudah masuk ke paviliun 5 Bandara Madinah, "SUB 32 aman, sudah masuk ke Paviliun 5," tutur Alumni Madrasah TBS Kudus.

Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan kepulangan PPIH, Edayanti Dasril, mengimbau para petugas untuk mengamankan diri dan jemaah yang datang ke bandara saat badai pasir. "badai pasir, tolong menepi dulu," ujar Edayanti saat terjadi badai pasir.

Kepala Daerah  Kerja Bandara Haryanto memastikan seluruh jemaah dan petugas aman. Haryanto juga menyampaikan rombongan jemaah yang tengah menuju bandara dari hotel, berhenti terlebih dahulu. "Alhamdulillah aman semua. Informasi untuk JKS 36 yang menuju bandara dari hotel Madinah, seluruhnya berhenti," ujar Haryanto.

Menurut Haryanto, dirinya sempat merasakan badai pasir ketika sedang berada di jalan. Haryanto mengatakan, langit gelap, tapi ini hanya sebentar dan mereda. "Semoga lebih baik cuacanya, tadi di jalan cuaca gelap, tapi ini sebentar saja sudah selesai," tutup Haryanto.

***

tags: #jemaah haji #kepulangan #badai pasir #madinah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI