Bupati Yuni Optimis Sragen Naik Peringkat di Innovative Government Award

Kegiatan ini menjadi penilaian indeks Inovasi Daerah oleh Kemendagri dalam penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024.

Kamis, 13 Juni 2024 | 05:31 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Sragen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus berupaya mengembangkan inovasi daerah melalui komitmen minimal satu inovasi satu OPD dalam satu tahun dengan nilai kematangan inovasi yang tinggi. Salah satunya dengan cara mengadakan kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di Ruang Sukowati Kompleks Setda Sragen Rabu (12/6/2024).

Bimtek dan Sosialisasi dihadiri dua narasumber yakni Kepala Bagian SDM dan Organisasi Abas Supriyadi dan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Arzad Sectio dari BSKDN Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia diikuti pula Tim Teknis Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sragen, Lembaga, Institusi, Puskesmas, Desa dan Kelurahan.

BERITA TERKAIT:
Bupati Yuni Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Sragen TA 2024
Sambut Kapolres Baru, Bupati Yuni: Saya Titipkan Kabupaten Sragen
Bupati Sragen Ajak Masyarakat Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi
Bupati Sragen: Judi Online Merusak Moral - Ekonomi Masyarakat
Dampingi Kunjungan Presiden, Bupati Yuni Pastikan Proyek APBN untuk Sragen Sesuai Jadwal

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat membuka bimtek secara resmi menyatakan tahun 2024 Kabupaten Sragen kembali difokuskan membuat inovasi-inovasi baru yang hasilnya untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Semoga inovasi Sragen kali ini bisa mendapatkan penghargaan yang lebih baik lagi. Jika tahun lalu Sragen berada di peringkat empat, tahun ini kita harapkan minimal naik peringkat ketiga atau menjadi peringkat pertama,” ungkap Bupati.

Menurutnya, sebelum dilakukan pendampingan, peringkat Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Sragen berada di level bawah. Tahun 2018 Sragen berada diperingkat 12 Nasional, tahun 2019 peringkat 45 dan tahun 2020 peringkat 123.

Namun setelah dilakukan pendampingan oleh Kemendagri, pihaknyapun mulai mendorong iklim inovasi di setiap lini dan secara periodik bisa meningkatkan peringkat menjadi lima besar di tahun 2023.

“Prestasi yang kita raih merupakan wujud pengakuan objektif dari sebuah Lembaga yang kompeten. Namun sejatinya penghargaan yang sesungguhnya yang kita dapatkan adalah kemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu saya menantang seluruh elemen untuk bisa membuat inovasi yang bisa langsung menyasar ke masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Sragen Aris Tri Hartanto menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi penilaian indeks Inovasi Daerah oleh Kemendagri dalam penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024.

“Kegiatan ini bertujuan tidak hanya mendapatkan pengakuan atas prestasi namun sasarannya adalah peningklatan kinerja dan pelayanan masyarakat yang efisien dan efektif untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sragen,” ungkap Aris.

Dia menyebutkan jumlah inovasi yang tergabung didalam aplikasi SiRisma sebanyak 594 inovasi, sedangkan yang diinput dan diikutkan kembali kedalam IGA 2024 (periode 1 Januari 2022 s.d 31 Desember 2023) sebanyak 332 inovasi.

“Semoga dari 332 inovasi ini minimal 200 terverifikasi di Kemendagri, sehingga harapannya bisa mencapai nilai kematangan minimal 100 poin. Mudah-mudahan dengan kolaborasi bersama tim teknis dan Kepala OPD untuk mengawal inovasi yang ada di masing-masing OPD,” tegasnya.

Sementara ditemui terpisah usai memberikan materi, Kepala Bagian SDM dan Organisasi BSKDN Kemendagri RI Abas Supriyadi mengapresiasi Inovasi Daerah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sragen. Untuk mencapai tahapan yang ditargetkan oleh Bupati Sragen dirinya meminta komitmen Pemkab Sragen dalam melaksanakan tahapan dan melengkapi semua dokumen inovasi yang disyaratkan.

“Sehingga seluruh tahapan itu bisa kami verifikasi dan validasi dan pada tahapan akhir akan ada penilaian IGA dengan presentasi dari Ibu Bupati. Tujuan utama inovasi bukan hanya meraih penghargaan namun  untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

***

tags: #bupati sragen #kusdinar untung yuni sukowati #innovative government award

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI